Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Penyakit Umum Motor Koleksi yang Jarang Dipakai

Kompas.com - 17/02/2021, 17:01 WIB
Donny Dwisatryo Priyantoro,
Azwar Ferdian

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Banyak motor tua atau motor langka yang dijadikan motor koleksi. Biasanya, motor koleksi jarang digunakan untuk berkendara.

Jarang digunakan karena sayang jika motor sampai mengalami kerusakan. Padahal, motor yang jarang digunakan juga bisa mengalami kerusakan jika tidak dirawat dengan baik.

Baca juga: 5 Motor Koleksi dengan Harga Termahal Tembus Rp 300 Juta

Motor yang jarang dipakai, termasuk dipanaskan mesinnya, biasanya akan sulit dinyalakan. Penyebabnya bisa bermacam-macam, mulai dari aki yang soak hingga saluran bensin yang pampat.

Pampat pada saluran bensin bisa terjadi karena adanya endapan bensin.

Wahyudin, Kepala Mekanik AHASS PT Daya Adicipta Motora (DAM), main dealer sepeda motor Honda Jawa Barat, mengatakan, motor yang jarang dipakai bisa membuat bensin mengendap di tangki dan terisap fuel pump.

"Kalau bensin lama tidak dipakai dia akan mengendap di permukaan tangki. Seperti misalkan air gunung saat kita simpan pasti mengendap, sama, itu yang bisa menyumbat seperti kotoran," kata Wahyudin, kepada Kompas.com, beberapa waktu lalu.

Endapan tersebut tidak hanya membuat motor sulit dihidupkan. Tapi, dapat juga merusak fuel pump secara perlahan. Endapan tersebut akan menghambat kerja filter bensin.

Baca juga: Taksir Harga Motor Koleksi Honda Zoomer di Indonesia

"Dalam sistem pompa untuk motor yang injeksi, yang sistem pompa itu sangat menggangu di filter bahan bakar di dalam tangki. Makanya motor bisa susah hidup," ujar Wahyudin.

Wahyudin mengatakan, hal ini pernah dia jumpai di salah satu motor yang belum laku terjual di diler. Setelah dicek ternyata bensin yang lama tidak dipakai mengendap dan membuat fuel pump dan filter jadi cepat rusak.

"Bensin yang mengendap dan yang terjebak di pompa itu juga menjadi kotoran, makanya pompa bensin tidak bekerja, malah membuat pompa jadi panas karena tidak bisa bekerja," kata Wahyudin.

Baca juga: Rama Sahetapy dan Merdianti Octavia Hadir ke Rumah Duka Ray Sahetapy

Wahyudin menambahkan, ada baiknya mesin motor tetap dipanaskan setiap beberapa hari sekali agar bensin terpakai.

Jika memang ada rencana untuk tidak memakai motor tersebut dalam waktu yang lama, sebaiknya bensin dikuras total.

"Karena kalau motor sering dipakai, bensin itu nanti akan terdaur ulang, yang lama terpakai oleh mesin yang baru masuk lagi," ujar Wahyudin.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Berikan Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi Akun
Proteksi akunmu dari aktivitas yang tidak kamu lakukan.
199920002001200220032004200520062007200820092010
Data akan digunakan untuk tujuan verifikasi sesuai Kebijakan Data Pribadi KG Media.
Verifikasi Akun Berhasil
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau