Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pelabuhan Patimban Diharapkan Jadi Pendongkrak Ekspor Otomotif

Kompas.com - 22/09/2020, 18:51 WIB
Ruly Kurniawan,
Azwar Ferdian

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Proyek pembangunan Pelabuhan Patimban di Subang, Jawa Barat ditargetkan dapat rampung dan beroperasi pada kuartal IV/2020.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan, sebagai tahap awal sasaran komoditas ekspor yang akan dilayani di sana adalah produk otomotif.

Hal ini sejalan dengan lokasi sentra industri otomotif yang berada di Bekasi, Karawang, dan Purwakarta. Lokasi strategis tersebut lebih dekat dibanding Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Baca juga: Ekspor Mobil di Agustus 2020 Turun, Distribusi Komponen Semakin Lancar

"Jadi potensi awal itu adalah otomotif, dimana otomotif itu sekarang sentranya ada di Bekasi, Karawang, serta Purwakarta. Nanti ada kolaborasi Tanjung Priok dan Patimban," katanya, Selasa (22/9/2020).

Di satu sisi, pemerintah tengah menggenjot produksi dan ekspor otomotif hingga tahun 2025 mendatang. Dimana, tiap tahunnya pabrikan mampu mencetak 2 juta unit kendaraan.

Kemudian, dari jumlah tersebut, lanjut Airlangga, 30-40 persennya didorong untuk masuk dalam pasar ekspor sehingga diperkirakan tambahan ekspor sebesar 700.000 unit sampai 80.000 unit.

"Sedangkan ekspor pada hari ini melalui Pelabuhan Tanjung Priok sekitar 200.000 kendaraan," ucapnya.

Baca juga: Akhir Pekan, Gerbang Tol Gunung Putri Terapkan Sistem Buka Tutup

Selain kendaraan bermotor, mengingat ada banyak industri di kawasan tersebut, ditargetkan Pelabuhan Patimban juga akan mendorong ekspor produk lain.

Keberadaan Patimban diyakini akan menarik untuk industri berorientasi ekspor. Patimban direncanakan menjadi calling port yang akan terkoneksi dengan pelabuhan besar lain di utara Jawa yakni Tanjung Priok dan Tanjung Perak.

“Adapun progresnya sekarang, untuk dermaga dan reklamasi 81,98 persen selesai untuk breakwater dan sea wall 55,62 selesai. Kemudian untuk paket akses bridge itu 11,95 persen, sedangkan akses jalan sudah 98,27 persen. Terkait dengan backup area sekitar 79 persen,” jelas Airlangga.

Sebelumnya, dalam rapat terbatas Presiden RI Joko Widodo menyatakan bahwa percepatan pembangunan Pelabuhan Patimban sebagai komplemen dari Pelabuhan Tanjung Priok.

Menurut dia, nantinya akan ada segitiga pusat pertumbuhan ekonomi di Jawa Barat yang terdiri dari Pelabuhan Patimban, Bandara Kertajati, dan pusat industri di Bekasi-Karawang-Purwakarta

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Berikan Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
China Minta AS Cabut Perintah Terkait Minyak Asal Venezuela
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi Akun
Proteksi akunmu dari aktivitas yang tidak kamu lakukan.
199920002001200220032004200520062007200820092010
Data akan digunakan untuk tujuan verifikasi sesuai Kebijakan Data Pribadi KG Media.
Verifikasi Akun Berhasil
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau