Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Malaysia Ingin Produksi Xpander, Ini Kata Mitsubishi Indonesia

Kompas.com - 16/09/2020, 18:21 WIB
Ruly Kurniawan,
Aditya Maulana

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Belum lama ini Mitsubishi Motor Corporation (MMC) memutuskan untuk memproduksi model Xpander di Vietnam dan Malaysia secara lokal pada 2020.

Langkah ini dilakukan menyusul suksesnya mobil keluarga tujuh penumpang rakitan Cikarang, Jawa Barat tersebut yang ditunjukkan dengan tingginya permintaan pasar di wilayah Asia Tenggara.

Namun rencana strategis dari prinsipal Mitsubishi ini menimbulkan kekhawatiran mengenai berkurangnya potensi ekspor Xpander dari Indonesia yang berujung pada penguapan devisa negara.

Baca juga: Bukan Diimpor dari Indonesia, Malaysia Bakal Produksi Sendiri Mitsubishi Xpander

Kendati demikian, PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia (MMKI) memastikan bahwa model Xpander masih menjadi produk ekslusif Tanah Air karena Indonesia adalah pabrik induknya.

"MMKI adalah pabrik induk dari Xpander. Perakitan model ini di luar Indonesia diharapkan meningkatkan ekspor CKD dan selanjutnya akan berpengaruh pada peningkatan produksi MMKI," ujar Prianto, HR & GA Director PT MMKI melalui keterangan tertulis kepada Kompas.com, Rabu (16/9/2020).

Baca juga: Eksplorasi Fitur Mitsubishi Xpander yang Cocok dengan Kondisi New Normal

Pernyataan tegas tersebut sekaligus menjawab pertanyaan atas status produksi Xpander di Vietnam dan Malaysia, yaitu secara completely knocked down (CKD) atau terurai.

Artinya, berbagai komponen Xpander akan tetap diproduksi dan dikirim dari Indonesia untuk kemudian dirakit di masing-masing pabrik yang berada di negara tetangga.

Sayangnya pihak MMKI tidak menjelaskan secara rinci komponen apa saja yang nantinya bakal dikapalkan ke sana untuk perakitan Xpander.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Komentar
sangat membanggakan kalau yang dibuat di indonesia mesinnya kemudian diekspor utk dirakit di malaysia dan vietnam..tetapi klu cuma barang2 yg remeh seperti kaca, pintu, spion sementara mesin diproduksi di malaysia/vietnam ya kurang bangga lah


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
[FULL] Kapolri soal Pantauan Arus Mudik Lebaran 2025: Fatalitas dan Keamanan Lebih Baik dari Tahun
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi Akun
Proteksi akunmu dari aktivitas yang tidak kamu lakukan.
199920002001200220032004200520062007200820092010
Data akan digunakan untuk tujuan verifikasi sesuai Kebijakan Data Pribadi KG Media.
Verifikasi Akun Berhasil
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau