Naik Civic Type R Berasa Enggak Lagi Ngebut, Padahal . . . - Kompas.com

Naik Civic Type R Berasa Enggak Lagi Ngebut, Padahal . . .

Fachri Fachrudin
Kompas.com - 29/11/2017, 12:42 WIB
Komunitas para pemiliki Civic Type R, R Club, berkumpul di Sirkuit International Sentul, Minggu (26/11/2017).Honda Prospect Motor (HPM) Komunitas para pemiliki Civic Type R, R Club, berkumpul di Sirkuit International Sentul, Minggu (26/11/2017).

Jakarta, KompasOtomotif - Komunitas Civic Type R (R Club), merupakan satu-satunya komunitas yang diundang Honda untuk hadir dalam seri terakhir Indonesia Sentul Series of Motorsport ( ISSOM) 2017. Perlombaan itu digelar Minggu (26/11/2017). Delapan anggotanya diperkenankan menjajal melintas sirkuit, lima lap.

Menurut Founder R Club, Lucas Dwinanda, Civic Type R sangat nyaman dikendarai. Bahkan ketika memasuki tikungan, dan trasmisi atas berpindah ke transmisi di bawahnya dalam kecepatan tinggi, mobil dapat melintas dengan stabil. Sebab, penyesuaian kecepatan dan tekanan gas dilakukan secara otomatis.

"(Mobil) jadi enggak selip, rem juga enggak ngeblock," kata Lucas ditemui usai balapan.

Baca juga : Komunitas Mobil Rp 1 M Melenggang di Sentul

Honda memang sengaja menyelipkan berbagai kecanggihan pada mobil yang harganya hampir mencapai Rp 1 miliar tersebut. Maka wajar jika sensasi yang dirasakan ketika berkendara sangat nyaman.

Anggota Komunitas Honda Civic type R atau yang disapa R Club, tengah menjajal Sirkuit Internasional Sentul, Bogor Jawa Barat, untuk pertama kali. Kegiatan dilakukan di sela-sela gelaran kejuaraan Indonesia Sentul Series of Motorsport (ISSOM), Minggu (26/11/2017).Fachri Fachrudin Anggota Komunitas Honda Civic type R atau yang disapa R Club, tengah menjajal Sirkuit Internasional Sentul, Bogor Jawa Barat, untuk pertama kali. Kegiatan dilakukan di sela-sela gelaran kejuaraan Indonesia Sentul Series of Motorsport (ISSOM), Minggu (26/11/2017).

Ketika disinggung soal kekurangan, Lucas menilai, tidak ada kekurangan pada mobil tersebut. Jika pun dinilai berdasarkan desain, penilaiannya menjadi sangat relatif karena terkait dengan selera pribadi.

Namun demikian, menurut Lucas, suara apa pun dari luar mobil nyaris tidak terdengar masuk ke dalam kabin. Sehingga, membuat pengendara terhanyut dan tak merasa bahwa mobil yang dikendarainya sudah melaju dalam kecepatan tinggi.

"Terlalu kedap, sehingga kami ketipu mobilnya. Mobil ini kedap suara, dari luar enggak masuk, seakan-akan kami tidak kenceng. Padahal, ketika masuk tikungan, speedometer menunjukkan 210 KM/Jam. Kalau yang tidak hati-hati bisa melintir," kata dia.

Baca juga : Enggak Perlu Ikut Balap, Civic Type R Sudah Mobil Balap

PenulisFachri Fachrudin
EditorAgung Kurniawan
Komentar
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM