Selasa, 28 Maret 2017

Otomotif

Lebih Pede Naik Motor Adventure Kawasaki 250 Cc

Istimewa KompasOtomotif di atas Kawasaki Versys-X 250 di lautan pasir Bromo, Jawa Timur.

Jakarta, KompasOtomotif – Bayangan awal, seperti yang sudah-sudah, sepeda motor adventure punya postur yang tinggi. Penunggangnya harus bersusah-payah untuk sekadar naik pertama kali. Tapi ada Kawasaki Versys-X 250 berbeda.

KompasOtomotif berkesempatan menjajalnya dalam sebuah kesempatan di Bromo, Jawa Timur, belum lama ini. Punya status sebagai motor adventure dengan cc kecil, Versys-X 250 memang lebih ”rendah hati”. Maksudnya, makin gampang dikendarai.

Poin pertama adalah kenyamanan saat berhenti. Naik motor ini tidak terlalu susah dengan jok setinggi 815 mm, dan KompasOtomotif punya tinggi badan 172 cm. Mengangkat kaki untuk duduk di jok tak perlu harus naik footstep dulu dengan motor distandar samping, kecuali untuk orang setinggi 165 cm.

Duduk diam di atas jok, kaki hampir menapak sempurna. Tidak jinjit, tapi bagian tumit sedikit mengambang. Posisi ini sudah cukup untuk menaikkan percaya diri, terutama saat dipakai belok pelan atau ketika menjaga keseimbangan. Kaki bisa menjangkau tanah tanpa susah.

Ternyata Versys-X250 ini memang dikembangkan untuk pasar Asia, khususnya Indonesia. ”Setelah itu, disesuaikan untuk pasar-pasar yang lain, termasuk Eropa dan Amerika,” kata Hiroyuki Wada, Project Leader Versys-X 250 dari Kawasaki Heavy Industries, Jepang.

Istimewa Posisi berkendara yang ditawarkan Kawasaki Verys-X 250 sangat nyaman.
Nyaman
Masih membahas seputaran kenyamanan duduk. Seperti motor adventure pada umumnya, jok terasa lebih enak diduduki. Apalagi, lebar setang juga pas, terutama dipakai untuk berkendara jarak jauh. Ergonomi ini menjadi andalan Verys-X 250 untuk dipinang.

Tapi sayang, PT Kawasaki Motor Indonesia (KMI) hanya memberi kesempatan jurnalis menjajal kesan awal saja. Masih butuh bukti, motor ini cepat bikin capek atau tidak, atau mencari karakter mesin yang lebih detail dengan pengendaraan jarak yang lebih jauh.

KompasOtomotif dan puluhan media lainnya harus bergantian untuk mencicipi tujuh unit Versys-X 250 di jalanan meliuk naik-turun permukaan aspal sekitar 13 km, dikombinasi berkendara di lautan pasir Bromo yang juga berjarak belasan km saja, keesokan harinya.

Patut diberi apresiasi adalah handling yang terasa ringan. Bobot motor ini tak terlalu berat, cuma 185 kg untuk versi lengkap (Tourer) dengan segala pernik tambahan. Dipakai meliuk-liuk di jalanan aspal berliku tak seberapa butuh effort, dan ini bagus untuk pengendara pemula.

Buat mencari kesan awal saja, sudah cukup. Verys-X-250 seharusnya lebih nyaman dipakai touring jarak jauh karena ringan dan ergonomis. Tapi buat sedikti geber-geber, tetap bakal lebih ampuh motor adventure dengan kapasitas mesin lebih.

Penulis: Donny Apriliananda
Editor : Agung Kurniawan
TAG: