Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Tentukan Pilihanmu
0 hari menuju
Pemilu 2024
Kompas.com - 27/01/2023, 12:12 WIB

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Mobil transmisi manual selalu diunggulkan oleh masyarakat lantaran diklaim lebih responsif jika dibandingkan dengan mobil matik.

Kendati demikian, hal itu tidak sepenuhnya benar karena beberapa mobil matik juga memiliki performa yang bagus.

Lantas, bagaimana bisa anggapan tersebut dipercaya oleh sebagian besar orang padahal belum tentu kebenarannya?

Baca juga: Keunggulan Mobil Transmisi Manual Dibandingkan Matik

Transmisi manual butuh penggantian oli secara teratur.IST Transmisi manual butuh penggantian oli secara teratur.

Head of Nissan Academy PT Nissan Motor Indonesia (NMI) Jamaludin mengatakan, perbedaan responsibilitas transmisi manual dan matik hanya soal sensasi berkendara saja karena memang kedua jenis transmisi memiliki karakter yang berbeda.

“Pada umumnya transmisi manual terasa lebih responsif karena ada penundaan perpindahan tingkat kecepatan atau gear rasio oleh pengemudi, dengan penggunaan gigi rendah yang lebih lama maka torsi besarnya bisa digeber hingga penuh,” ucap Jamal kepada Kompas.com, Kamis (26/1/2023).

Dia mengatakan meski penggunaan gigi rendahnya bisa lebih lama, transmisi manual bakal mengalami jeda saat pengoperasian ke gigi lebih tinggi.

Baca juga: Benarkah Beli Mobil Bekas Lebih Baik yang Transmisi Manual?

Transmisi manual butuh perawatan ganti oliIST Transmisi manual butuh perawatan ganti oli

“Jika dilihat dari grafik, setiap pengoperan gigi pada transmisi manual akan ada jeda cukup besar, dan itu menjadi kelemahan mobil manual, bisa menimbulkan rasa tidak nyaman bagi penumpang,” ucap Jamal.

Sementara mobil matik, menurut Jamal, perpindahan gear rasio ditentukan oleh sistem secara otomatis berdasarkan kebutuhan kendaraan.

“Perpindahan tingkat kecepatan pada mobil matik dilakukan secara otomatis oleh ECU atau TCM, sehingga sensasi hentakan atau tarikan mesin kurang begitu terasa,” ucap Jamal.

Baca juga: Parkir Mobil Transmisi Manual, Gigi Sebaiknya di Posisi N

Interior Suzuki Baleno Hatchback facelift dipamerkan di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2022 di ICE BSD, Tangerang, Jumat (12/8/2022). Suzuki New Baleno hadir dengan dua pilihan sistem transmisi. Untuk transmisi manual, dibanderol Rp 262,9 juta (OTR Jakarta). Sementara transmisi matik, harganya Rp 274,9 juta (OTR Jakarta).KOMPAS.com/KRISTIANTO PURNOMO Interior Suzuki Baleno Hatchback facelift dipamerkan di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2022 di ICE BSD, Tangerang, Jumat (12/8/2022). Suzuki New Baleno hadir dengan dua pilihan sistem transmisi. Untuk transmisi manual, dibanderol Rp 262,9 juta (OTR Jakarta). Sementara transmisi matik, harganya Rp 274,9 juta (OTR Jakarta).

Maka dari itu, Jamal mengatakan ada pengaturan khusus pada beberapa mobil matik untuk memenuhi kebutuhan pengendara.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke