Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Alasan PO Raya Setia Pakai Sasis Mercedes-Benz

Kompas.com - 26/01/2023, 11:02 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - PO Raya merupakan operator bus legendaris yang masih beroperasi sampai sekarang. Selain memakai bangku bekas pesawat, PO yang bermarkas di Sukoharjo ini setia dengan sasis Mercedes-Benz.

Berbagai jenis sasis Mercedes-Benz digunakan PO Raya, mulai dari 1514, 1518 "King", 1521 "Intercooler", 1525, 1526, sampai yang paling baru adalah 1626.

Lalu, apa alasan PO Raya setia memakai sasis asal merek Jerman tersebut?

Baca juga: Harga Tiket Bus PO SAN untuk Rute Jarak Jauh Cuma Rp 330.000

Kabin bus PO RayaKOMPAS.com/FATHAN RADITYASANI Kabin bus PO Raya

Santo, mekanik yang sudah bekerja di PO Raya selama lebih dari 60 tahun, mengatakan, Mercedes-Benz atau Mercy merupakan simbol kebanggaan pada zaman dulu.

"Mungkin dulu Mercy itu kan kebanggaan, belum ada Scania, itu untuk kebanggaan," ucap Santo kepada Kompas.com di Solo, belum lama ini.

Selain itu, pemilihan Mercy juga mengacu pada ketersediaan sparepart yang tersebar di Indonesia, terutama Solo yang menjadi markas PO Raya. Jadi, operator bus lebih mudah untuk merawat bus miliknya.

Baca juga: Honda Jazz Facelift Meluncur, Tampang Lebih Sporty

Kalau soal armada, PO Raya terkenal memanfaatkan sasis bus sampai maksimal usia yang diperbolehkan secara aturan. Jadi masih ada Mercy OH 1518 King lansiran 2005 yang digunakan dan masih kuat mengangkut penumpang.

"Tahunnya (sasis bus) kan lama-lama, tapi itu cuma di STNK, onderdilnya semua baru," ucap Santo.

Selain itu, kebanyakan sasis bus yang dipakai PO Raya seragam. Jadi, ada banyak sasis 1525, 1526, sampai 1626, tidak bervariasi atau menggunakan sasis premium seperti 1836 atau ambil dari merek lainnya.

"Jadi ini seragam, mobil 10, serep satu, enggak masalah. Tapi kalau macam-macam merek, semua harus siap serep, jadi lebih repot, ribet," kata Santo.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.