Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 24/01/2023, 18:01 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebagai pengendara motor, wajib hukumnya mengenakan helm saat berkendara. Helm merupakan peranti keselamatan yang bisa melindungi kepala saat terlibat kecelakaan.

Bagi pengendara pemula, ada beberapa hal yang harus diketahui sebelum memilih helm untuk digunakan harian. Memilih helm yang tepat selain melindungi, bisa juga membuat pemakainya nyaman.

Ahmad M., Pegiat Komunitas Belajar Helm mengatakan, tips pertama untuk membeli helm bagi pemula adalah datangi toko helm secara langsung.

Baca juga: Alpinestars Mulai Sponsori Pebalap dengan Helm

RSV Helmet Indonesia meluncurkan helm baru New Windtail, di Indonesia Motorcycle Show (IMOS) 2022. Foto: RSV RSV Helmet Indonesia meluncurkan helm baru New Windtail, di Indonesia Motorcycle Show (IMOS) 2022.

"Lebih baik datang langsung ke toko helm (daripada beli online). Biar tahu kebesaran atau enggak," ucap Ahmad kepada Kompas.com, Selasa (24/1/2023).

Ukuran helm sangat penting untuk kenyamanan pengendara. Jika kebesaran, maka helm kurang melindungi kepala, kalau terlalu sempit bisa bikin pusing kepala dan tidak nyaman.

"Kalau beli full face, pilih yang sesuai dengan ukuran kepala, jangan kekecilan atau kebesaran karena bisa ganggu konsentrasi pengendara," ucap Ahmad.

Baca juga: Merasakan Kabin Spesial PO Raya Junior 34, Pakai Bangku Bekas Pesawat

Mengenai mana yang paling aman, Ahmad menjelaskan kalau full face bisa dibilang lebih tertutup daripada yang half face. Tapi helm zaman sekarang sudah banyak pilihan modelnya, tergantung selera.

"Bentuk sekarang sudah banyak. Range harga untuk half face mulai dari Rp 500.000-an tergolong nyaman dipakai buat harian. Begitu pun helm full face, start dari RP 600.000-an sampai jutaan rupiah," ucap Ahmad.

Rentang harga di atas sebenarnya cuma ilustrasi, agar bisa memilih helm yang berkualitas atau tidak. Kalau mencari helm dengan harga yang lebih murah, khawatir kualitasnya kurang baik.

"Kalau harga murah jelas kualitasnya meragukan. Jika benturan kena kepala, risiko langsung terkena gegar otak ringan tinggi," ucap Ahmad.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.