Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jangan Pakai Harzard Untuk Berjalan Lurus di Persimpangan

Kompas.com - 24/01/2023, 09:22 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Lampu pada kendaraan bukan hanya sebagai sistem penerangan saja, tapi juga sebagai alat komunikasi dengan kendaraan lain.

Seperti lampu hazard pada mobil. Lampu ini merupakan salah satu fitur yang wajib disematkan pada mobil. Fungsi sebenarnya adalah sebagai penanda kendaraan dalam keadaan darurat,

Namun di Indonesia, lampu hazard seringkali disalahgunakan. Banyak pengemudi yang tidak paham penggunaan lampu hazard yang benar. Contoh salah kaprah paling sering, adalah menyalakan lampu hazard saat kendaraan ingin berjalan lurus saat di persimpangan.

Baca juga: Desain Eksterior PO Raya yang Ikonik, Pakai Livery Khas

Salah satu akun Tiktok bernama @efrijon12 turut memberikan edukasi, bahkan menyalakan hazard ketika melewati persimpangan adalah hal yang tidak tepat untuk dilakukan.

Lampu hazard ini tidak boleh dipakai untuk lurus, itu nanti terjadi kesalahpahaman,” ucap pria dalam video tersebut.

Pria itu pun mengumpamakan, jika ada empat kendaraan dari sisi yang berbeda hendak melintas secara bersamaan di suatu persimpangan, maka menyalakan hazard dirasa bukan hal yang tepat. Sebab, hanya mobil dari arah berlawanan saja yang bisa melihat lampu hazard menyala.

@efrijon12

panduan belajar buat pemula belajar mengemudi mobil Belajar By efrijon

? suara asli - jonefri

Sedangkan mobil lain yang berada dari sisi yang berbeda hanya mampu melihat satu sisi saja, sehingga terkesan mobil tersebut akan berbelok ke kiri atau ke kanan.

Hal ini tentu berbahaya, sebab jika komunikasi tidak jelas bisa menimbulkan kecelakaan lalu lintas.

Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia Sony Susmana mengatakan, budaya menyalakan lampu hazard ketika berjalan lurus di perempatan tidak jelas dasarnya. Kebiasaan ini bisa terjadi karena kesalahan dalam penerapan operasionalnya.

“Pemahaman tentang keselamatan itu meliputi operasional kendaraan yang benar, tidak boleh berdasarkan ucapan orang. Seperti menggunakan hazard ini kan tidak jelas siapa yang menggagas, malah jadi kebiasaan yang salah dan membahayakan,” ucap Sony.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.