Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 18/01/2023, 16:12 WIB
|


JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah terus mendorong percepatan era mobil listrik di Indonesia. Berbagai peraturan sudah dibuat untuk memfasilitasi masyarakat agar berlaih mengunakan mobil listrik, yakni mobil nol emisi.

Chery, merek asal China yang tahun lalu kembali hadir di Indonesia juga tidak mau tertinggal pasar. Chery siap untuk terjun meramaikan segmen electric car namun masih menimbang beberapa rencana dengan matang.

Chery sendiri punya beberapa model mobil listrik, salah satunya ialah Chery EQ1 yang pernah tampil di pameran Indonesia International Motor Show (IIMS) Hybrid 2022. Namun demikian peluang EQ1 meluncur di Indonesia kecil.

Baca juga: Simulasi Kredit Motor Listrik Gesits G1, Angsuran Mulai Rp 800.000

Mobil listrik Chery EQ7Doc Carscoops Mobil listrik Chery EQ7

Presiden Direktur PT Chery Motor Indonesia, Shawn Xu, mengatakan, EQ1 kurang cocok untuk pasar Indonesia karena tidak sesuai dengan citra Chery yang saat ini menyasar segmen premium.

"Chery punya EQ1 yang punya catatan penjualan tinggi. Banyak konsumen muda yang menyukai produk kami. Mereka menggunakannya dari rumah ke kantor. Tapi untuk saat ini kami belum mempertimbangkan memperkenalkannya di Indonesia," kata Shawn saat telekonferensi di Jakarta, Selasa (17/1/2023).

"Setiap merek punya konsentrasi berbeda. Kami konsentrasi pada target utama kami, yaitu target (segmen) konsumen premium. Jadi alasan itu, kami belum mau memperkenalkan EQ1 pada tahap awal untuk (menjual EV)," kata dia.

Baca juga: All New Ayla dan Agya Bakal Pakai Mesin Turbo?

Shawn mengatakan, pihaknya sadar bahwa mobil listrik kompak harga terjangkau punya peluang besar. Salah satu pabrikan yang mulai "meneguk" manisnya penjualan ialah Wuling dengan Wuling Air ev.

Mobil listrik Chery eQ I ikut pameran IIMS Hybrid 2022 menandai kembalinya merek China ini beroperasi lagi di Indonesia.KOMPAS.com/Ruly Mobil listrik Chery eQ I ikut pameran IIMS Hybrid 2022 menandai kembalinya merek China ini beroperasi lagi di Indonesia.

"Ya kami tahu volumenya akan sangat tinggi. Tapi dalam hal branding, kami melihat lebih baik memperkenalkan Omoda 5 EV untuk menjadi mobil listrik pertama kami untuk masuk ke pasar Indonesia," kata dia.

"Jadi, saya bisa bilang, kami tidak perlu terburu-buru dalam hal mengejar volume penjualan, itu bukan gaya Chery. Kami konsentrasi untuk membangun branding," kata Shawn.

Baca juga: Hyundai Siapkan Ribuan Komponen buat Stargazer

"Jika membangun branding dan konsumen menerima bahwa kami adalah merek premium, dan mereka puas, mereka menggunakannya, mereka menyetir mobilnya, itu sudah sangat sukses bagi kami," kata dia.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman Selanjutnya
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.