Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 16/01/2023, 15:31 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketika waktunya mengganti ban baru, tak jarang pemilik mobil yang hanya membeli sepasang karena lantaran keterbatasan dana.

Kondisi tersebut sebenarnya sah-sah saja dilakukan selama proses pergantian kedua ban baru tersebut dilakukan untuk bagian belakang.

Namun yang tak kalah penting untuk diingat, jangan sampai menggunakan merek dan jenis ban yang berbeda dalam satu poros.

Menurut Zulpata Zainal, On Vehicle Test (OVT) manager PT Gajah Tunggal Tbk, membeli ban baru wajib satu merek, jangan sampai dalam satu poros berbeda merek.

Baca juga: Sering Disepelekan, Kerikil di Ban Mobil Bisa Berdampak Fatal

Ban mobil All New Subaru Forester S-EyeSightKompas.com/Donny Ban mobil All New Subaru Forester S-EyeSight

"Tiap merek ban itu berbeda-beda komponnya, selain itu bentuk kembangan juga berbeda serta grip-nya juga pasti berbeda. Jadi usahakan satu poros tidak menggunakan beda merek ban," ucap Zulpata kepada Kompas.com beberapa waktu lalu.

Lebih lanjut Zulpata menjelaskan, penggunaan ban dalam satu poros yang beda merek akan mempengaruhi kestabilan saat berkendara.

Bahkan akan lebih parah saat kondisnya berbeda, satu masih baru dan satu lagi sudah mengalami keausan.

Baca juga: Diskon Suzuki S-Cross Tembus Rp 60 Juta

"Secara dampak pasti mempengaruhi performa mobil terutama soal kestabilan. Ketika kecepatan tinggi daya cengkram antara kedua ban yang beda merek juga akan terasa, jadi jangan beda juga ketinggiannya," katanya.

BFGoodrich baru saja meluncurkan ban mobil penumpang jenis on-road BFGoodrich Advantage Touring untuk pasar Indonesia. BFGoodrich Advantage Touring ini merupakan ban ekonomis dan efisien yang didesain khusus untuk memberikan  kenyamanan dan kepercayaan diri para pengemudi dalam setiap perjalanan.

BFGoodrich BFGoodrich baru saja meluncurkan ban mobil penumpang jenis on-road BFGoodrich Advantage Touring untuk pasar Indonesia. BFGoodrich Advantage Touring ini merupakan ban ekonomis dan efisien yang didesain khusus untuk memberikan kenyamanan dan kepercayaan diri para pengemudi dalam setiap perjalanan.

Karena itu, Zulpata menjelaskan baiknya bila masih dalam satu poros roda jangan gunakan ban yang berbeda merek karena berkaitan dengan unsur keselamatan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.