Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tahun Depan Mazda Masih Optimistis meski Ada Ancaman Resesi

Kompas.com - 13/12/2022, 16:12 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Indonesia dikabarkan akan terkena resesi ekonomi global pada 2023. Meski demikian, Mazda tetap optimistis bisa melewatinya.

Seperti diketahui, Presiden RI Joko Widodo menyebutkan bahwa perekonomian tahun depan akan gelap. Prediksi itu didapatkan setelah berbicara dengan Sekretaris Jenderal Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB), International Monetary Fund (IMF), dan kepala negara G7.

Terkait hal ini, pihak Mazda mengaku optimistis menghadapi ancaman resesi tahun depan. Hal ini lantaran, ekonomi di Indonesia sudah mulai berjalan dengan baik.

Baca juga: Oli Mineral dan Sintetik, Bagaimana Cara Membedakan?

“Kita masih timang-timang (tahun depan), karena untuk supplier sendiri kan udah mulai berjalan,” ucap Managing Director PT Eurokars Motor Indonesia (EMI) Ricky Thio di Jakarta Pusat, Senin (12/12/2022).

Komunitas Mazda  CX-5ICDoc Mazda Komunitas Mazda CX-5IC

Bahkan, di tengah ancaman resesi, pihak Mazda cukup percaya diri mematok target penjualan hingga ribuan unit di tahun depan.

“Untuk tahun depan kita targetkan untuk lebih dari angka 4.000 unit. Cuma kita belum bisa sebutin detailnya,” kata Ricky.

“Sekarang kita 3.800 unit. Ini saja karena ada yang backorder, kalau tidak backorder pasti lebih dari itu. Lalu, ekonomi juga sudah berjalan, Gaikindo kemarin 960.000 unit. Gaikindo saja optimistis ya. Kalau saya pikir bisa sampai 1 juta unit tahun ini,” lanjutnya.

Ke depan, Mazda juga akan terus bekerja sama bersama prinsipal untuk memenuhi permintaan konsumen di tahun depan. Mengingat di tahun ini banyak konsumen yang inden, terutama untuk model CX-3.

Baca juga: Red Bull Melarang Max Verstappen Jajal Motor MotoGP

“Suplai untuk CX-3 ini kita push banget ke Mazda Corporation, kita minta bahwa customer kita banyak. Akhirnya mereka komitmen bahwa mereka akan support kita untuk produksi CX-3 dan CX-5,” ujar Ricky.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.