Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 02/12/2022, 11:42 WIB

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Menjelang liburan natal dan tahun baru, banyak masyarakat yang sudah merencanakan perjalanan untuk berwisata. Salah satunya, memilih untuk naik bus mengunjungi tempat-tempat indah yang jarang dijumpai.

Seperti pantai, gunung dan hutan kerap dijadikan tujuan wisata yang bisa melepas penat setelah berbulan-bulan bekerja setiap hari. Biasanya tempat-tempat tersebut memiliki medan jalan yang sempit, curam dan berkelok sehingga penting untuk memilih bus wisata.

Jangan sampai, kita terjebak sewa bus bodong atau bus-bus AKAP yang sebenarnya tidak layak untuk dijadikan armada wisata. Fenomena ini biasanya kerap dijumpai menjelang liburan, bus-bus AKAP mengubah diri menjadi bus pariwisata secara illegal.

Baca juga: Kemenhub Bakal Wajibkan Bus Pariwisata Masuk Terminal pada Nataru

Bus pariwisata PO Sumex 97 Dok. Hino Bus pariwisata PO Sumex 97

Ketua Tim Kelompok Subtansi Angkutan Orang Tidak Dalam Trayek Ditjen Perhubungan Darat Adimas Satriyo, mengatakan calon penumpang bisa mengantisipasi untuk tidak menaiki bus bodong atau tidak dilengkapi surat izin secara resmi dengan melalui internet.

“Saat ini kami menyediakan situs yang bisa memantau terkait perizinan bus, jadi calon penumpang bisa memastikan secara mandiri apa status bus tersebut, AKAP, pariwisata atau yang lain, dan bisa juga memastikan apakah bus tersebut memiliki izin atau tidak,” ucap Adimas Rabu, (30/11/2022).

Dia mengatakan situs tersebut bisa diakses oleh semua orang dengan mudah. Dan pengecekan status mobil juga hanya sekali klik.

Baca juga: Jelang Libur Nataru, Kemenhub Instruksikan Ramp Check Bus Pariwisata

Awak bus pariwisata memarkir kendaraannya di Jalan Lingkar Salatiga (JLS) sebelum mengantar wisatawan.KOMPAS.com/Ist Awak bus pariwisata memarkir kendaraannya di Jalan Lingkar Salatiga (JLS) sebelum mengantar wisatawan.

“Situsnya bernama spionam, pengunjung situs tinggal menuliskan nomor polisi bus yang akan dinaiki tanpa spasi karena kami menginput datanya seperti itu, setelah itu klik cari, maka akan ditampilkan detail bus tersebut mulai dari jenisnya, statusnya dan lain-lain,” ucap Adimas.

Untuk link situs Spionam bisa diakses atau dituliskan sebagai berikut; https://spionam.dephub.go.id/.

Jadi, dengan cara ini Anda akan terhindar dari bus pariwisata bodong, sehingga diharapkan perjalanan lebih aman dan menyenangkan dengan bus pariwisata yang telah lulus uji kelayakan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.