Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Quartararo Sebut Motor Ducati Saat Ini Mirip Yamaha Zaman Dahulu

Kompas.com - 30/11/2022, 11:22 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Fabio Quartararo gagal mempertahankan gelar juara dunia musim 2022. Meski demikian dia sudah tidak memikirkan hal tersebut, dan kini fokus untuk menyambut musim depan.

Menghadapi musim depan, Quartararo ingin motor yang lebih bertenaga dari musim lalu. Sebab diketahui, saat ini motor Ducati Desmosedici bisa dikatakan motor paling kencang yang ada di lintasan.

Baca juga: Cerita Masa Kelam Marc Marquez di MotoGP Lewat Film Dokumenter

Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha) sukses menjadi pemenang balapan MotoGP Jerman 2022 yang dihelat di Sirkuit Sachsenring, Minggu (19/6/2022) malam WIB.AFP/ RONNY HARTMANN Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha) sukses menjadi pemenang balapan MotoGP Jerman 2022 yang dihelat di Sirkuit Sachsenring, Minggu (19/6/2022) malam WIB.

Sulit buat Quartararo bertarung dengan Ducati jika motor Yamaha masih lemah. Apalagi Ducati turun dengan delapan pebalap yang bisa  bahu-membahu untuk mencapai terget tertentu, sedangkan musim depan Yamaha hanya mengandalkan dua motor.

"Ini adalah motor yang paling saya kenal. Ada delapan Ducati di starting grid dan saya selalu dikelilingi oleh mereka," kata pebalap Monster Energy Yamaha itu mengutip Paddock-GP, Rabu (30/11/2022).

“Tetapi setiap pebalap memiliki gayanya sendiri. Misalnya, Bastianini biasanya menggunakan ban yang lebih lunak dari yang lain dan dia sangat cepat seperti itu. Pecco, di sisi lain, punya gaya lain, seperti Marini," kata dia.

Baca juga: Jangan Nekat, Polisi Tetap Tilang Motor yang Nekat Lewat JLNT

Francesco Bagnaia berhak bawa pulang BMW M3 Competititon Touring setelah jadi juara MotoGP 2022Dok. BMW Francesco Bagnaia berhak bawa pulang BMW M3 Competititon Touring setelah jadi juara MotoGP 2022

Quartararo mengatakan, dulu motor Ducati dianggap motor yang sulit ditaklukkan sebab punya tenaga besar tapi tidak lincah. Kini Ducati Desmosedici GP22 justru mirip dengan motor Yamaha zaman dulu.

“Ducati terlihat seperti Yamaha beberapa tahun yang lalu, tetapi dengan mesin yang sangat bertenaga. Ini adalah sepeda motor paling lengkap dan termudah untuk pengendara dalam jumlah besar," kata dia.

"Di Giannantonio (Gresini Racing) atau Bezzecchi (VR46) memiliki masalah di masa lalu, tetapi mereka semua telah berkembang dan kuat di MotoGP,” kata Quartararo.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Sumber PaddockGP
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.