Kompas.com - 23/11/2022, 08:42 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan bahwa Toyota Group sudah menyiapkan investasi tambahan sebesar 2 miliar dollar AS atau sekitar Rp 28,3 triliun di Indonesia dalam lima tahun ke depan.

Investasi besar itu akan digunakan perseroan untuk mendukung pengembangan kendaraan bermotor listrik yang kini sedang mengalami perkembangan. Seraya, mendukung target pemerintah mencapai Net Zero Emission pada 2030.

"Indonesia adalah pasar kendaraan bermotor terbesar di ASEAN. Namun car ratio R4 (kendaraan roda empat) di Indonesia masih relatif rendah yaitu sebesar 99 persen per-1.000 penduduk menandakan industri otomotif masih berpotensi besar untuk tumbuh," kata Airlangga dalam pernyataan resminya, Selasa (22/11/2022).

Baca juga: Toyota Bakal Pproduksi Mobil Listrik Lain Menyusul Innova Zenix

All New Toyota Kijang Innova Zenix HybridKOMPAS.com/Aris F Harvenda All New Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid

Lihat saja, berdasarkan data Gaikindo pada Oktober 2022, penjualan dari pabrik ke diler (wholesales) tercatat tumbuh 23,37 persen secara tahunan atau mencapai 93.190 unit.

Dari sisi produksi, utilisasi industri kendaraan bermotor pada Oktober 2022 lalu mencatatkan capaian sebesar 69,2 persen, sudah meningkat lebih tinggi dibandingkan selama pandemi yang rata-rata hanya sebesar 40 persen.

Sementara itu, dalam data yang sama penjualan mobil listrik yang mencangkup mobil hybrid, plug-in hybrid, dan battery electric vehicle (BEV) mencapai 4.311 unit. Angka ini hampir naik dua kali lipat dari bulan sebelumnya yaitu 2.909 unit.

Keadaan serupa juga berlangsung di dunia sehingga potensi kendaraan listrik sangatlah besar. Diperkirakan, permintaan mobil listrik di dunia mencapai 55 juta unit hingga 2040 (data Bloomberg).

Baca juga: Mobil Listrik Terlaris Oktober 2022, Wuling Air EV Masih Dominan

Proses perakitan baterai pada mobil terbaru Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid di pabrik TMMIN, Karawang, Jawa Barat.Toyota/TMMIN Proses perakitan baterai pada mobil terbaru Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid di pabrik TMMIN, Karawang, Jawa Barat.

Untuk menangkap peluang tersebut sekaligus mendukung agenda Conference of Parties tentang Perubahan Iklim (COP21), Indonesia telah menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBL BB)/BEV untuk Transportasi Jalan.

Ke depan, sektor industri diharapkan mampu untuk terus tumbuh dan tercermin dari Purchasing Manager Index (PMI) Manufaktur Indonesia yang kembali mengalami ekspansi ke level 51,8 pada Oktober 2022 atau meneruskan tren ekspansif 14 bulan berturut-turut.

Selain itu Toyota Group juga telah menyiapkan fasilitas xEV Center 'The First Electrification Learning Center' sebagai advokasi publik untuk elektrifikasi.

Baca juga: Pasokan Cip Belum Stabil, Bisa Ganggu Pasar Innova Zenix Hybrid

Toyota Kijang Innova Zenix HybridDok. TAM Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid

Fasilitas ini akan ditingkatkan sebagai capability center guna mempersiapkan SDM dan keahlian masa depan Indonesia menuju era elektrifikasi yang sejalan dengan kebijakan Pemerintah.

"Kami mengucapkan selamat kepada TMMIN atas produksi perdana kendaraan elektrifikasi lokal Indonesia untuk dunia, yakni kendaraan Toyota Kijang. Semoga ini turut mendorong terciptanya ekosistem EV secara berkelanjutan. Saya juga berharap nanti mobil jenis lain, baik SUV atau MPV, bisa menggunakan teknologi EV," kata Airlangga.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.