Kompas.com - 22/11/2022, 09:02 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemberian nama Zenix pada generasi terbaru Toyota Kijang Innova bukan hanya untuk membedakan dengan model sebelumnya atau keren-kerenan saja. Namun tambahan tersebut memiliki arti tersendiri.

Dijelaskan Vice President Director PT Toyota Astra Motor (TAM) Henry Tanoto, penambahan nama tersebut seiring berbagai aspek terbaru yang disematkan pada generasi ketujuh Kijang Innova seperti platform TNGA GA-C dan teknologinya.

"Nama itu berasal dari dua kata, yakni Zenith dan X. Zenith memiliki makna peak performance dan X-nya mewakili crossover. Jadi Kijang Innova baru merupakan mobil crossover yang memberikan performa puncak," kata dia di peluncurannya, Jakarta, Senin (21/11/2022).

Baca juga: Innova Zenix Meluncur, Toyota Pastikan Innova Reborn Masih Dijual

Total 7 generasi Toyota Kijang yang dproduksi dan dijual di Indonesia sejak 1977-2022.Toyota/TMMIN Total 7 generasi Toyota Kijang yang dproduksi dan dijual di Indonesia sejak 1977-2022.

Artinya, karakteristik dari Kijang Innova kini bukan lagi sebagai mobil keluarga 7-penumpang kelas menengah yang mampu digunakan untuk berbagai kebutuhan saja, tapi juga berdesain agresif, berperforma, juga nyaman.

Mengingat, sebagaimana dikatakan Chief Engineer of Toyota Motor Corporation (TMC) Hideki Mizuma, platform TNGA GA-C biasanya digunakan di kendaraan crossover dan sedan Toyota.

"Kami tidak menggunakan frame dari Hilux, tapi platform TNGA yang biasa kita gunakan untuk sedan. Lebih jauh, TNGA GA-C ini kita pakai di Prius terbaru dan Voxy, sehingga karakternya jauh berbeda (dari sebelumnya)," kata dia.

"Jadi bisa saya katakan, ini saudaranya Voxy. Di mana, mobil kuat untuk segala rintangan di medan jalan, nyaman, tetapi juga stylish. Ini merupakan suatu brand dengan platform yang sangat baru," lanjut Hideki.

Baca juga: Kijang Innova Zenix Hybrid Mulai Ekspor Tahun Depan

Fitur unggulan pada Toyota Kijang Innova Zenix HybridDok. TAM Fitur unggulan pada Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid

Melalui platform TNGA GA-C berstruktur monocoque, juga memungkinkan mobil disematkan teknologi baru seperti mesin 2.0L TNGA, generasi ke-5 dari Toyota Hybrid System, sampai Toyota Safety Sense (TSS) 3.0.

Lebih dari itu, sasis itu juga meningkatkan rigiditas bodi, mengurangi berat mobil sampai 170 kilogram dari model sebelumnya, dan mengurangi suara yang masuk ke dalam kabin.

“Mewarisi DNA mobil yang telah lama digandrungi masyarakat dan telah mengalami berbagai penyempurnaan, All New Kijang Innova Zenix telah menjadi sebuah mobil untuk era baru,” ujar Hideki.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.