Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 21/11/2022, 18:12 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Toyota Indonesia memastikan bahwa Kijang Innova Zenix sebagai generasi ke-7 dari model Innova yang baru saja diluncurkan pada hari ini, Senin (21/11/2022) akan langsung masuk jalur produksi.

Melalui fasilitas pabrik PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) yang bertempat di kawasan Karawang, Bekasi, Jawa Barat, ditargetkan produksi mobil setiap bulannya mampu mencapai 4.000 unit.

"Dari jumlah itu, sekitar 50 persen akan diekspor. Ekspor kita mulai Februari 2023 nanti untuk tahap pertama," kata Presiden Direktur TMMIN Warih Andang Tjahjono saat ditemui di acara peluncuran Innova Zenix.

Baca juga: Bahas Ragam Fitur dan Varian Toyota Kijang Innova Zenix

Peluncuran Kijang Innova Zenix di PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), KIIC, Karawang, Jawa Barat, Senin (21/11/2022).Foto Toyota Indonesia Peluncuran Kijang Innova Zenix di PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), KIIC, Karawang, Jawa Barat, Senin (21/11/2022).

Kendati tidak disebutkan secara rinci volume ekspor pada tahap tersebut, tetapi disebutkan Warih bahwa negara tujuan pertama ialah kawasan Asia, Central South Amerika, dan Afrika.

Kemudian tiga bulan setelahnya, pasar ekspor untuk Kijang Innova Zenix akan diperluas hingga memasuki kawasan Gulf Cooperation Council (GCC) atau timur tengah.

"Second step kita mulai di Mei 2023," ucap dia.

Aktivitas ekspor ini juga meliputi produk atau model Kijang Innova Zenix Hybrid yang memang sedang tumbuh permintaannya.

Baca juga: Daftar Harga Innova Zenix, Varian Hybrid Mulai Rp 458 Juta

Tampilan dasbor Toyota Kijang Innova Zenix HybridDok. TAM Tampilan dasbor Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid

Sehingga apabila terdapat lonjakkan permintaan untuk varian hybrid, manufaktur akan menyesuaikan kembali jumlah atau volume produksinya.

"Sekarang itu demand-nya tinggi banget hybrid. Misal Afrika, Timur Tengah, itu kan ada shifting dari bahan bakar minyak. Kemudian central south amerika banyak," ucap Warih.

Secara total, nantinya Kijang Innova Zenix akan diekspor hingga ke-40 negara. Dari total tersebut, untuk varian hybrid disasar mencapai ke-13 negara. Kegiatan itu dilakukan secara bertahap.

Meski demikian, Warih memastikan bahwa perseroan belum akan mengekspor komponen baterai kendaraan listrik yang saat ini sudah mulai diproduksi lokal.

"Sampai saat ini belum (ekspor baterai), tapi vehicle-nya yang kita ekspor. Kalau untuk sekarang baterai itu untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik dulu," ujar dia lagi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.