Kompas.com - 09/11/2022, 13:41 WIB

BOGOR, KOMPAS.com - PT Honda Prospect Motor (HPM) menjadi salah satu merek yang sampai sekarang belum kembali menjual lini produk elektrifikasi.

Sedangkan saat ini, beberapa merek seperti Toyota, Wuling, bahkan Hyundai sudah memboyong berbagai produk baik itu hybrid maupun Battery Electric Vehicle (BEV).

Lalu mengapa sampai sekarang masih belum tercium model full electric dari Honda dipasarkan di Indonesia?

Baca juga: Honda Luncurkan Motor Listrik EM1 e:, Pakai Teknologi Baterai Terbaru

Honda e:N2 ConceptDoc Carscoops Honda e:N2 Concept

Yusak Billy, Business Innovation and Sales & Marketing Director PT HPM mengatakan, Honda tetap konsentrasi pada kendaraan full battery, searah dengan visi dan misi pemerintah.

Tapi menurutnya, teknologi dari kendaraan listrik sampai saat ini masih mahal. Selain itu, pilihan modelnya pun terbatas serta regulasi di Indonesia yang masih belum pasti.

"Jadi kalau kita develop sesuai keinginan konsumen, kita harus lihat segmen yang mana untuk baterai, hybrid yang mana, harus diikuti terus," kata Billy di Bogor, Minggu (6/11/2022).

Baca juga: Honda Siapkan Penantang Toyota Fortuner dan Mitsubishi Pajero


Selain itu, Billy menjelaskan kalau komponen penting pada kendaraan listrik seperti baterai motor, dan inverter masih mahal. Honda juga berjanji dari tiga komponen tadi harus ada yang dilokalisasi agar bisa menerima subsidi dari pemerintah.

"Teknologi itu berkembang terus, sekarang masih nikel lithium ion, ke depan pakai apa, kita enggak tahu, jadi kita monitor terus," ucap Billy.

Dalam waktu dekat, Honda akan memperkenalkan dua varian hybrid di tahun depan. Selain itu rencananya di tahun-tahun berikutnya, akan hadir varian 'e' lainnya, termasuk produksi lokal.

"'e' lainnya kan bisa macam-macam ya, bisa full electric, bisa hybrid," kata Billy.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.