Pak Bhabin Nyetir Renault Twizy buat Pengamanan G20, Intip Spesifikasinya

Kompas.com - 08/11/2022, 18:35 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Ratusan kendaraan listrik digunakan untuk mendukung penyelenggaraan KTT G20 di Bali. Bukan hanya delegasinya yang akan menggunakan mobil listrik, tapi juga pihak kepolisian yang melakukan pengamanan.

Salah satu kendaraan listrik yang digunakan adalah Renault Twizy. Mobil listrik yang dipasarkan oleh PT Maxindo Renault Indonesia (MRI) ini juga turut digunakan.

Baca juga: 836 Mobil Listrik dan 7 Kendaraan Lapis Baja Disiapkan untuk Tamu VVIP KTT G20

Diunggah oleh media sosial @ntmc_polri, terlihat Ipda Herman Hadi Basuki yang akrab disapa Pak Bhabin sedang mengendarai mobil listrik tersebut di jalan raya.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by NTMC POLRI (@ntmc_polri)

Twizy memiliki desain yang unik dengan bentuk mobil open wheeler alias roda yang terpisah dari ruang bodi mobil. Selain itu, kapasitas penumpangnya juga hanya dua orang dan ditempatkan sejajar depan dan belakang, seperti pesawat jet tempur.

Pada bagian kaki-kakinya, Twizy dibekali dengan ban yang berukuran cukup kecil. Diameternya hanya 13 inci dengan profil ban 125/80 pada bagian depan dan 140/80 pada bagian belakang.

Baca juga: Jadi Kendaraan Resmi KTT G20, Wuling Air ev Ikut Touring Jakarta-Bali

Mobil ini menggunakan teknologi Electric Direct Drive Technology dengan mesin 3CG-electric asynchronous. Motor listrik tersebut mampu menghasilkan kekuatan 13 kW atau setara 17 daya kuda.

Mobil listrik Renault Twizy digunakan untuk membantu pengamanan KTT G20 di BaliDok. @ntmc_polri Mobil listrik Renault Twizy digunakan untuk membantu pengamanan KTT G20 di Bali

Renault mengklaim kemampuan akselerasinya untuk 0-45 kilometer per jam dapat dicapai dalam 6,1 detik. Pengecasan Twizy juga disebut sangat mudah, sebab kabel charger cukup universal dengan jenis colokan yang ada di Indonesia.

Pengecasan baterai dari daya habis hingga penuh diklaim membutuhkan waktu sekitar 2,5 jam untuk jarak tempuh 80 km. Pengisian daya baterai Twizy dapat dikoneksikan dengan soket rumahan 220 volt tanpa harus menggunakan adaptor tambahan.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by NTMC POLRI (@ntmc_polri)

Pada Januari 2021, Twizy diluncurkan dalam jumlah hanya 30 unit dengan banderol Rp 408 juta. Sayangnya, pihak MRI enggan memberi tanggapan terkait dukungannya dalam KTT G20.

Pihak Kompas.com sudah mencoba menghubungi Managing Director MRI Rudy Salim, tapi hingga berita ini diturunkan belum ada jawaban.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.