Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 06/11/2022, 10:01 WIB
Muhammad Fathan Radityasani,
Azwar Ferdian

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Ide modifikasi bisa datang dari mana saja, misal seperti BMW M4 yang diubah jadi pikap oleh DinMann. Tampilan M4 yang kini jadi pikap tersebut mengingatkan pada Ute yang umum ada di Australia.

Dikutip dari Carscoops, mobil buatan DinMann ini jadi M4 pertama yang diubah jadi pikap di dunia. Pekerjaan yang dilakukan cukup rapi, dari memotong atap, membongkar kabin, memasang frame tambahan di belakang, sampai desain buntut yang masih mirip dengan M4 Coupe.

Sentuhan aksesori seperti serat karbon pun dipasang pada bagian bumper, side skirt, sampai ke bagian cover mesin. Selain itu, bagian interior pun terkena sentuhan carbon fiber yang manis.

Baca juga: Banyak yang Penasaran Lihat BMW M4 Competition X KITH

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by DinMann (@dinmanncf)

 

Untuk kabin, ternyata masih ada ruang di belakang bangku depan, tapi memang tidak bisa diduduki orang, hanya untuk tambahan tempat penyimpanan. Sedangkan bak di belakang, bisa jadi area untuk menyimpan barang yang lebih besar.

Biasanya, modifikasi sedan jadi pikap umum dilakukan, tapi bukan dari mobil yang baru atau bekas kecelakaan. Sedangkan DinMann dengan ide gilanya membuat pikap dari M4 yang masih baru atau utuh.

Baca juga: Adu Tenaga WR-V, Raize, Rocky, Creta, dan Sonet, Mana Paling Besar?


Mobil yang jadi donor adalah BMW M4 Competition yang dibeli baru pada April 2022. Proses pembuatannya memakan waktu enam bulan yang sebenarnya cukup cepat dengan hasil yang begitu bagus.

Untuk sektor dapur pacu, M4 Competition menggunakan mesin 3.000 cc twin-turbo yang menghasilkan 503 TK dan torsi 650 Nm. Tenaga dan torsi dialirkan ke empat roda dengan transmisi otomatis delapan percepatan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com