Kompas.com - 06/11/2022, 09:21 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pada IMOS 2022, tersedia area test ride yang ada di gedung parkir di depan JCC Senayan. Salah satu motor yang bisa dicoba adalah Kawasaki KLX230SM yang diluncurkan Juni lalu.

Secara model, KLX230SM diposisikan di atas D-Tracker 150 tapi masih di bawah D-Tracker X yang punya mesin 250 cc. Banderol dari KLX230SM ini adalah Rp 54,9 juta (standar) dan Rp 56,7 juta (SE).

Berbicara soal tampilan, KLX230SM menggunakan ban jalan raya serta pelek berukuran 17 inci. Suspensi depan pun sudah memakai model upside down yang cukup besar diameternya, menambah gagah.

Baca juga: Kawasaki Hadir di IMOS 2022 Tanpa Motor Baru

Kawasaki KLX230SMKOMPAS.com/Aprida Mega Nanda Kawasaki KLX230SM

Salah satu bagian yang paling redaksi sukai dari KLX230SM secara tampilan adalah lampu depannya yang sudah LED. Jadi secara bentuk batok memang seperti KLX150, tapi untuk KLX230SM sudah LED dan keren bentuknya.

Redaksi yang mencoba KLX230SM punya tinggi 178 cm, posisi duduk yang didapat cukup rileks. Kaki bisa menapak dengan baik, posisinya di footstep pun tidak terlalu mundur.

Selain itu, posisi tangan juga rileks tapi dengan badan yang masih tegak. Memang, kembali lagi posisi duduk bisa disesuaikan karena jok yang cukup panjang sehingga banyak variasinya.

Baca juga: Jadwal MotoGP Valencia 2022, Penentuan Gelar Juara Dunia

Kawasaki KLX230SMKOMPAS.com/Aprida Mega Nanda Kawasaki KLX230SM

Ketika dibawa tes, posisi berkendara yang rileks tadi memberi kepercayaan diri saat lakukan manuver. Kemudian, saat mengerem atau menarik gas pun motor cukup sejajar karena karakter suspensinya yang punya travel lebih pendek daripada KLX230S.

Soal mesin 230 cc dari KLX230SM, tenaga sebesar 18,7 TK dan torsi 19,8 Nm sangat bisa dikendalikan. Sayangnya, pada unit yang redaksi coba mesinnya terasa aneh, posisi langsam agak tinggi sehingga tidak bisa merasakan aliran tenaga dari rpm rendah.

Lalu, area tes juga kurang luas dan permukaannya terasa licin. Jadi tidak bisa merasakan tenaga dan torsi KLX230SM di kecepatan tinggi dan ban belakang kerap mengunci saat mengerem terlalu keras.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.