Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Atasi Krisis Cip Semikonduktor, Menperin Lobi Pemerintah AS

Kompas.com - 05/11/2022, 14:02 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengungkapkan saat ini pihaknya tengh melakukan lobi atau komunikasi ke Amerika Serikat (AS) untuk mendorong investasi pada komponen cip semikonduktor di Indonesia.

Pasalnya saat ini, kelangkaan pasokan cip semikonduktor masih membayangi industri otomotif dunia, tak terkecuali Indonesia. Sementara permintaan suatu kendaraan bermotor di dalam negeri terus tumbuh.

Baca juga: Ratusan Mobil Listrik Hyundai untuk KTT G20 Tiba di Bali

Ilustrasi cip semikonduktoreurope.autonews.com Ilustrasi cip semikonduktor

“Mengenai cip semikonduktor ini juga salah satu fokus pemerintah, dan kami dalam tiga bulan terakhir, sudah 2 kali mengunjungi AS, yang pada gilirannya akan membawa investasi AS ke Indonesia,” kata Agus belum lama ini.

Agus mengungkapkan, pihaknya telah melakukan pertemuan dengan para pejabat di AS, menteri perdagangan AS, beberapa pejabat lainnya, serta pelaku industri di AS. Dia bilang, pihaknya akan melakukan kerja sama bersama AS.

“Kerja sama ini pada gilirannya akan membawa investasi dari AS ke Indonesia, dan kami akan fokus pada pengembangan semikonduktor di Indonesia. Itu akan menjadi perhatian para pelaku industri di Tanah Air,” ujar dia.

Baca juga: Tangki BBM Plastik Bebas Karat, tapi Lebih Rawan Rusak

Pekerja merakit mobil pick up di Pabrik Mobil Esemka, Sambi, Boyolali, Jawa Tengah, Jumat (6/9/2019). Presiden Joko Widodo meresmikan pabrik mobil PT Solo Manufaktur Kreasi (Esemka) untuk mulai beroperasi memproduksi mobil. ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho/foc.ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho Pekerja merakit mobil pick up di Pabrik Mobil Esemka, Sambi, Boyolali, Jawa Tengah, Jumat (6/9/2019). Presiden Joko Widodo meresmikan pabrik mobil PT Solo Manufaktur Kreasi (Esemka) untuk mulai beroperasi memproduksi mobil. ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho/foc.

Meski begitu, Agus masih enggan untuk mengungkapkan perusahaan mana yang akan datang ke Indonesia untuk berinvestasi cip semikonduktor. Walau diakui, perusahaan terkait dalam waktu dekat mulai invasi.

"Saya tidak bisa menyampaikan perusahaan mana yang akan datang ke Indonesia, dan berinvestasi pada cip semikonduktor ini. Tapi, sudah ada perusahaan yang sudah berbicara, dan mendapat dukungan dari pemerintah AS,” kata dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.