Kompas.com - 04/11/2022, 09:02 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pada ajang Indo Defence Expo & Forum 2022 di JI Expo Kemayoran, Len Industri menampilkan sepasang motor listrik taktis yang sudah siap digunakan.

Kedua motor tersebut diberi nama E-Tactical Motor Bike Type S dan Type R. Secara tampilan, keduanya punya bentuk yang berbeda karena peruntukannya pun tidak sama.

Dendy Ariadiputra, Humas PT Len Industri, mengatakan, untuk E-Tactical Type S sebenarnya untuk sipil, sedangkan Type R itu spek militer.

Baca juga: Spesifikasi Prototipe Motor Listrik Pindad Bernama Moto EV

Motor listrik taktis Len IndustriKOMPAS.com/FATHAN RADITYASANI Motor listrik taktis Len Industri

"Bedanya di motor listrik, R ada gearbox-nya, semakin tinggi semakin responsif," ucap Dendy kepada Kompas.com, Kamis (3/11/2022).

Memang, secara bentuk ada sedikit perbedaan antara Type S dan Type R. Type S punya model layaknya motor trail biasanya, bahkan batok lampu depannya seperti milik Kawasaki KLX.

Secara spesifikasi, Type S memakai baterai berukuran 40 Ah dan disambung ke motor listrik bertenaga 11,5 TK dan torsi 21 Nm. Kecepatan puncaknya bisa sampai 80 kpj dengan jarak tempuh 60 Km sampai 80 Km.

Baca juga: Terbukti Kartel, Honda dan Yamaha Akhirnya Bayar Denda


Untuk pengisian daya dengan metode fast charging 3.000 Watt, 0-80 persen memakan waktu 1 jam 30 menit. Sedangkan untuk metode yang normal, pengisian dayanya bisa sampai empat jam.

Sedangkan yang Type R, tampil lebih garang dengan lampu daymaker disusun tingkat. Kaki-kaki pun tampak lebih garang, bergaya off road dengan ban tahu yang lebih besar ukurannya.

Untuk spesifikasi yang Type R, memakai baterai dengan ukuran yang lebih besar, yakni 50 Ah. Energi listrik tadi disalurkan ke motor dengan gearbox sehingga tenaganya lebih besar, 16,5 TK dan torsi 55 Nm.

Motor listrik taktis Len IndustriKOMPAS.com/FATHAN RADITYASANI Motor listrik taktis Len Industri

Kecepatan puncak dari Type R adalah 90 kpj dengan jarak tempuh 70 Km sampai 100 Km. Tapi perlu diingat juga, jika memakai gigi yang lebih tinggi, konsumsi dayanya bisa lebih besar.

Terakhir untuk pengecasan, dengan metode fast charging, membutuhkan waktu 1 jam 30 menit untuk mengisi daya baterai dari 0-80 persen. Sedangkan yang normal, bisa memakan waktu empat jam sampai baterai penuh.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.