Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 28/10/2022, 13:31 WIB

SEMARANG, KOMPAS.com - Rem tangan pada mobil, tugasnya menahan laju kendaraan bila berhenti dalam waktu lama. 

Namun, soal penggunaan rem tangan ada aturannya. Banyak yang sering salah kaprah mengaktifkan rem tangan terutama di lokasi parkir. 

Hal jadi pro dan kontra ketika berhenti di kemacetan atau lampu merah. Karena alasan lebih nyaman dan rileks saat mengantre, banyak yang memilih berhenti dengan rem tangan. 

Sayangnya, banyak yang beranggapan hal itu keliru dilihat dari kacamata safety driving, pasalnya pengemudi dinilai kurang sigap membaca kondisi sekitar. 

Lantas bagaimana yang benar? 

Baca juga: Ini Penyebab Brebet pada Mobil Mesin Diesel

Sony Susmana, Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia, mengatakan, menggunakan rem tangan saat berhenti di lampu merah jadi pilihan yang tidak tepat. 

Ilustrasi rem tangan manualDok. Autoindustriya.com Ilustrasi rem tangan manual

Fokus pengendara berkurang, alhasil kesigapan untuk bereaksi terhadap lingkungan sekitar dalam kondisi darurat jadi turun signifikan. 

"Saat berhenti dan rem tangan aktif, kesiapan pengendara mengantisipasi kondisi darurat dari berbagai sisi berkurang. Harusnya jika memakai rem kan sorot cahaya lampu juga jadi isyarat tanda berhenti untuk kendaraan di belakang," kata Sony kepada Kompas.com, Jumat (28/10/2022). 

Pengendara yang berhenti di lampu merah karena nyaman malah bersantai-santai sambil bermain gadget, atau melakukan aktivitas yang mengurangi kecakapan bertindak mewaspadai keadaan darurat. 

Baca juga: Alasan Innova Diesel Bekas Banyak Dicari Meski Harga Relatif Tinggi

Seharusnya, lanjut Sony, kewaspadaan potensi bahaya dari kendaraan sekitar meningkat, terutama kesigapan merespon risiko saat terjadi tabrak belakang. 

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.