Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mobil Listrik Sony dan Honda Siap Dipasarkan 2026

Kompas.com - 14/10/2022, 08:42 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com – Sony dan Honda telah mengumumkan bahwa mereka akan membentuk entitas baru untuk mengembangkan kendaraan listrik dan layanan mobilitas, melalui perusahaan Sony Honda Mobility.

Perusahaan ini didirikan pada bulan September dengan modal 10 miliar yen atau setara Rp 1 triliun, dengan Sony dan Honda masing-masing mengambil 50 persen saham.

Rencananya, perusahaan akan mulai menerima pesanan pada 2025, dengan pengiriman pertama diharapkan pada musim semi 2026 di AS.

EV baru akan dikembangkan dengan fokus pada perannya sebagai ruang hiburan, seperti menyediakan musik dan permainan, selain menawarkan elemen transportasi tradisional, seperti performa berkendara dan keselamatan.

Baca juga: Honda PCX 150 Mudah Dibobol Maling, Ini Kata AHM

Mobil listrik garapan Sony Honda Mobility yang diperkirakan meluncur 2026.CARSCOOPS.com Mobil listrik garapan Sony Honda Mobility yang diperkirakan meluncur 2026.

"Pengiriman pertama diharapkan di Amerika Utara pada musim semi 2026. Di Jepang, pengiriman direncanakan akan dimulai pada paruh kedua 2026," ujar Yasuhide Mizuno, ketua perusahaan patungan, Sony Honda Mobility, disitat dari Nikkei (14/10/2022).

Mizuno mengatakan, bahwa mobil ini akan dibuat di pabrik Honda di Amerika Utara. Selain itu, perusahaan juga sedang mempertimbangkan untuk memasuki pasar Eropa.

Meski begitu, tidak disebutkan lokasi pabrik, platform EV, atau pemasok baterai karena sedang mempertimbangkan semua opsi termasuk sumbernya dari LG atau General Motors

Namun yang pasti, Honda akan berkontribusi pada proyek dengan keahliannya di bidang teknik, manufaktur, dan dukungan purna jual.

Baca juga: Modifikasi Suzuki XL7 Cocok buat Harian, Simpel tapi Ganteng

Model baru ini bertujuan untuk membantu kedua perusahaan mengejar ketinggalan di pasar EV, di mana pembuat mobil Jepang tertinggal dari perusahaan baru seperti Tesla dari AS dan BYD dari China.

Penantang potensial lainnya mungkin termasuk Apple, yang juga dilaporkan mengembangkan lini EV-nya sendiri.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman Selanjutnya
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.