Mengenal Bahaya Laten Aquaplaning Saat Berkendara di Musim Hujan

Kompas.com - 06/10/2022, 09:22 WIB

SEMARANG, KOMPAS.com - Berkendara kecepatan tinggi, terlebih saat musim hujan ada bahaya mengintai berupa aquaplaning

Aquaplaning menjadi bahaya laten saat berkendara di medan basah atau musim hujan, karena memiliki tingkat risiko yang cukup fatal.

Risiko aquaplaning tak hanya terjadi ketika mobil melaju kecepatan tinggi di jalan tol, namun juga di jalan raya yang basah dan tergenang air. 

Founder Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) Jusri Pulubuhu menjelaskan, aquaplaning adalah kondisi di mana stabilitas mobil yang melaju kecepatan tinggi hilang sementara dan setir gagal di kontrol saar melewati genangan air

Baca juga: Jumlah Kepemilikan Mobil di Indonesia Tembus 20 Juta Unit

Hal tersebut lantaran ban kehilangan traksi yang membuat mobil seakan melayan di atas genangan air.

aquaplaningDoc NTMC aquaplaning

"Kecepatan tinggi dan mobil melintas genangan air ban seperti tidak menapak permukaan jalan. Tapi ketika kecepatan di kurangi, mobil kembali mendapatkan traksi," ucap Jusri kepada Kompas.com, Rabu (5/10/2022). 

Mobil yang hilang kendali, bisa membuat terjadi oversteer dan terpelanting. Pengemudi pun tak dapat berbuat apa-apa. 

Setir akan terasa enteng dan otomatis membuat kaget, kemudian refleks pengemudi mencoba mengambil alih justru akan semakin memperparah kondisi.

"Mobil tidak bisa belok dan justru seakan terbawa arus air. Hal ini bisa dikatakan oversteer, dan bisa terjadi ketika melaju kecepatan sedang. Tiba-tiba setir akan belok sendiri ke kiri atau kanan ketika melewati genangan air," kata dia. 

Baca juga: Komponen Apa Saja yang Perlu Dicek Setelah Mobil Menerjang Banjir?

Salah satu hal yang bisa memperparah risiko kecelakaan akibat aquaplaning adalah rendahnya kualitas ban.

Berkendara di musim hujan bisa menjadi tantangan tersendiri, termasuk terjadinya aquaplaning.Chevrolet Indonesia Berkendara di musim hujan bisa menjadi tantangan tersendiri, termasuk terjadinya aquaplaning.

 

Penting bagi pengemudi untuk memperhatikan kelayakkan ban demi keamanan dan keselamatan. 

"Permukan ban yang gundul, grip atau alurnya sudah tipis, itu akan membuat impact aquaplaning semakin besar," kata dia lagi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.