Pasokan Cip Semi Konduktor Aman, Inden Motor Honda Sudah Cair

Kompas.com - 28/09/2022, 18:41 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Astra Honda Motor (AHM) mengatakan krisis cip semi konduktor yang sempat memengaruhi produksi sudah bisa diatasi, dengan demikian inden yang sempat mengular kini sudah lancar.

Thomas Wijaya Direktur Marketing AHM mengatakan, pihaknya mencari sumber tambahan cip semi konduktor dari berbagai negara. Sehingga tambahan itu membantu pabrik memproduksi motor sesuai target.

Baca juga: Jadi Buruan Para Kolektor, Harga Land Rover Bekas Bisa Tembus Miliaran

"Di AHM kami sudah bisa mengatasi, kami mendapatkan sumber tambahan," kata Thomas yang ditemui saat peluncuran New Vario 125 fasilitas safety riding AHM di Cikarang, Jawa Barat, Senin (26/9/2022).

Test ride Honda Genio terbaruKOMPAS.com/ADITYO WISNU Test ride Honda Genio terbaru

"Mudah-mudahan inden, Agustus dan September ini konsumen mungkin dari bulan April kali ya bisa kami bisa penuhi 100 persen dalam bulan ini," ungkap Thomas.

Thomas mengatakan, inden bertahap sudah terpenuhi. Namun wilayah mana yang paling cepat atau lambat berbeda-beda.

"Per area beda-beda, kemarin paling banyak tipe, di entry level dan medium. Pabrik sudah dari Agustus kemarin kami sudah normal 100 persen dengan pulihnya sumber semikonduktor kami," ungkap dia.

Krisis cip semi konduktor dialami Honda sejak awal 2022. Pada akhir April 2022, Thomas mengatakan krisis cip memengaruhi proses produksi sehingga akhirnya berpengaruh pada keterlambatan suplai unit ke konsumen.

Baca juga: Mulai Diterapkan Akhir Tahun Ini, Berikut Cara Bayar Tol Nirsentuh

Honda PCX 160Kompas.com/Donny Honda PCX 160

Dalam rantai produksi motor Honda di Indonesia, cip semi konduktor banyak dipakai pada komponen yang berkaitan dengan klaster instrument termasuk speedometer.

Pada Agustus, tepatnya di ajang GIIAS 2022, seorang sales Honda mengatakan inden skutik entry level Honda mengular. Masa tunggu "skutik sejuta umat" yaitu Honda Beat bahkan menyentuh tiga bulan.

Dua saudaranya yang lain yaitu Genio dan Scoopy juga tidak beda jauh. Genio paling cepat sekitar dua minggu dan paling lama satu bulan. Adapun untuk Scoopy paling lama sekitar empat bulan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.