Persiapan Rencana Mobil Dinas Pemerintahan Pakai Mobil Listrik

Kompas.com - 28/09/2022, 13:41 WIB


JAKARTA, KOMPAS.com –
Program penggunaan kendaraan listrik sebagai alat transportasi di nasional terus digunakan di Indonesia.

Program ini juga kian didukung oleh  Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 7 Tahun 2022 tentang Penggunaan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Listrik (Battery Electic Vehicle) Sebagai Kendaraan Dinas Operasional dan/atau Kenadaraan Perorangan Dinas Instansi Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.

Sebagai langkah untuk membangun dan mengembangkan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia, direncanakan instansi kementerian akan menggunakan mobil dinas berbasis listrik.

Baca juga: Aman atau Tidak Pakai Kampas Kopling Aftermarket untuk Motor Sport?

Deputi Bidang Kebijakan Pembangunan BRIN Mego Pinandito mengatakan, Pemerintah ingin setiap kantor Pemerintahan, baik itu Kementerian lembaga bisa menjadi pionir di dalam penggunaan kendaraan listrik yang semakin banyak.


“Dan tentunya ini akan berbarengan dengan penyiapan produksi maupun kendaraan itu sendiri. Jadi kerjasama dari berbagai Kementerian yang terkait berupaya dengan bidang kewenangan masing-masing untuk mendorong penyiapan untuk infrastruktur dan kendaraannya,” kata Mego kepada Kompas.com di acara Indonesia Electric Motor Show (IEMS 2022), Rabu (28/9/2022).

Pengadaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) pertama di Belitung untuk mendukung Development Ministerial Meeting (DMM) G20, 7-9 September 2022.KOMPAS.com/HERU DAHNUR Pengadaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) pertama di Belitung untuk mendukung Development Ministerial Meeting (DMM) G20, 7-9 September 2022.

Mego menyebutkan, jika wacana ini diharapkan terwujud dalam waktu yang tidak terlalu lama. Jika presentasi kendaraan yang digunakan oleh Pemerintah berbasis listrik atau baterai lebih banyak, maka keadaan lalu lintas perlahan akan berubah.

Baca juga: Aman atau Tidak Pakai Kampas Kopling Aftermarket untuk Motor Sport?

Bila tadinya banyak asap, nantinya tidak terasa lagi jika menggunakan kendaraan listrik. Kemudian kebisingan di jalan raya juga ikut berkurang.

“Dengan begitu nantinya bisa melihat berapa banyak kendaraan listrik yang ada di jalan raya dan ujung-ujungnya kita akan bisa merasakan perubahannya,” kata Mego.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.