Gaikindo Percaya Kendaraan Listrik Bisa Jadi Transportasi Utama

Kompas.com - 24/09/2022, 09:02 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Perkembangan teknologi kendaraan bermotor terus bergulir sebagai upaya menjawab seluruh kebutuhan masyarakat. Terakhir, jenis teknologi yang dipercaya menjadi solusi beragam tantangan dunia ialah kendaraan listrik.

Pasalnya, kendaraan tersebut dipercaya mampu menekan emisi karbon alias efek rumah kaca yang kerap jadi perhatian dunia, sekaligus mengurangi konsumsi bahan bakar fosil.

Indonesia sebagai negara berkembang terbesar di Asia Tenggara tentu saja ikut serta dalam perkembangan itu. Komitmen diungkapkan dalam Paris Agreement pada 22 April 2016.

Baca juga: Alasan Baterai Kendaraan Listrik di Indonesia Masih Andalkan Impor

Ilustrasi kendaraan listrik(Dok. Shutterstock/ Smile Fight) Ilustrasi kendaraan listrik

Sejak awal industri otomotif nasional membangun pemahaman bila kendaraan masa depan yang akan lalu lalang di jalanan Indonesia adalah kendaraan bermotor yang memiliki dua syarat utama.

Pertama, kendaraan bermotor dengan emisi gas buang yang rendah dan ramah lingkungan. Kedua, kendaraan bermotor dengan penggunaan bahan bakar fosil yang makin berkurang untuk digantikan dengan bahan bakar nabati atau dengan bahan bakar baru dan terbarukan lainnya.

Terbitnya Inpres 7/2022 mengenai penggunaan kendaraan bermotor listrik bagi berbagai instansi Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah, Kementerian dan Lembaga termasuk BUMN dinilai merupakan suatu kewajaran karena itu memang wewenang pemerintah.

Hal terkait sejalan dengan wawasan asosiasi Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) dan industri otomotif nasional.

Baca juga: Baru Sebulan, Air EV Rebut Posisi Mobil Listrik Terlaris dari Ioniq 5

Seremoni penyerahan puluhan unit mobil listrik Wuling Air ev pada Jusuf HamkaChristina Hartati Phan Seremoni penyerahan puluhan unit mobil listrik Wuling Air ev pada Jusuf Hamka

Kendaraan bermotor listrik seperti HEV (Hybrid Electric Vehicle), PHEV (Plug-In Hybrid Electric Vehicle), BEV (Battery Electric Vehicle) ataupun FCEV (Fuel Cell Electric Vehicle) atau kendaraan bermotor yang menggunakan hidrogen sebagai bahan bakarnya adalah kendaraan bermotor masa depan yang saat ini keberadaannya semakin nyata,” ungkap Ketua Umum Gaikindo Yohannes Nangoi dalam siaran pers, Jumat (23/9/20222).

Menurutnya, saat ini industri otomotif Indonesia telah menyediakan kendaraan bermotor listrik hasil produksi dalam negeri anggota Gaikindo, termasuk jenis kendaraan penumpang maupun komersial ringan dalam rentang kisaran harga Rp 200-300 juta, Rp 400-600 juta, dan di atas Rp 600 juta.

Ketersediaan merek dan varian kendaraan bermotor listrik tersebut akan terus dikembangkan dan disesuaikan dengan arah kebijakan pemerintah.
Gaikindo pun telah membuktikan eksistensi keberadaan kendaraan masa depan tersebut terhadap masyarakat.

Baca juga: ABC Tegaskan Jadi Produsen Cell Baterai Kendaraan Listrik Pertama

Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat menghadiri Seremoni Implementasi Rencana
Tahap Kedua Industri Baterai Listrik Terintegrasi di Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang atau Grand
Batang City, Rabu (8/6/2022).Dok. PT PP (Persero) Tbk. Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat menghadiri Seremoni Implementasi Rencana Tahap Kedua Industri Baterai Listrik Terintegrasi di Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang atau Grand Batang City, Rabu (8/6/2022).

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.