Kompas.com - 24/09/2022, 07:02 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com – PT Indika Energi Tbk. (Indika Energy) melalui anak perusahaannya, PT Mitra Motor Group (MMG), melakukan kerja sama untuk membangun ekosistem kendaraan listrik, dengan mendirikan perusahaan patungan dengan afiliasi Hon Hai Technology Group (Foxconn), Foxteq Singapore Pte. Ltd.

Perusahaan patungan, PT Foxconn Indika Motor (FIM), akan melakukan bisnis manufaktur untuk kendaraan listrik komersial dan baterai listrik, serta menyediakan layanan konsultasi manajemen.

Purbaja Pantja, Director and Group Chief Investment Officer Indika Energy mengatakan, pihaknya sangat senang dapat bermitra dengan Foxconn sebagai perusahaan global yang mengembangkan kendaraan listrik.

Baca juga: Ingat Lagi, Akses 28 Gerbang Tol di Jakarta yang Terapkan Ganjil Genap

PT Indika Energi Tbk. (Indika Energy) melalui anak perusahaannya, PT Mitra Motor Group (MMG), melakukan kerja sama untuk membangun ekosistem kendaraan listrik, dengan mendirikan perusahaan patungan dengan afiliasi Hon Hai Technology Group (Foxconn), Foxteq Singapore Pte. Ltd.Dok. Indika Energy PT Indika Energi Tbk. (Indika Energy) melalui anak perusahaannya, PT Mitra Motor Group (MMG), melakukan kerja sama untuk membangun ekosistem kendaraan listrik, dengan mendirikan perusahaan patungan dengan afiliasi Hon Hai Technology Group (Foxconn), Foxteq Singapore Pte. Ltd.

Menurutnya, kolaborasi ini akan memberikan ekosistem kendaraan listrik yang komprehensif di Indonesia.

Selain itu, kerja sama ini juga bertujuan untuk mendukung Indonesia menjadi salah satu pengembang ekosistem kendaraan listrik dan baterai terkemuka.

Kolaborasi Indika Energy dan Foxconn ini fokus di kendaraan listrik komersial roda empat,” ujar Purbaja, kepada Kompas.com (23/9/2022).

Baca juga: ETLE Mobile Akan Segera Diterapkan di DKI Jakarta

“Kalau motor kan sudah ada perusahaan terpisah, Ilectra Motor Group dengan Alpha JWC dan Horizons Ventures,” kata dia.

Sementara itu, Head of Battery Strategy Foxconn Troy Wu, mengatakan, Indonesia adalah ekonomi terbesar di Asia Tenggara dan pemimpin G20 tahun ini dan ASEAN tahun depan.

Pemerintah Indonesia sebelumnya juga telah menargetkan penetrasi kendaraan listrik sebanyak 2 juta mobil listrik dan 13 juta sepeda motor listrik di Tanah Air pada 2030.

Baca juga: Xpander Tabrak Angkot, Pakar Sebut Ada Potensi Salah Injak Pedal

Ilustrasi Foxconn.AppleInsider Ilustrasi Foxconn.

“Usaha patungan ini menggarisbawahi komitmen Foxconn untuk mendukung mitra kami di Indonesia dalam tujuan bersama untuk membangun ekosistem yang berkelanjutan,” ucap Wu, dalam keterangan resmi (23/9/2022).

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.