Kompas.com - 23/09/2022, 11:42 WIB

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Kampas rem merupakan komponen yang bisa habis masa pakainya. Sehingga, pada waktu tertentu perlu diganti.

Bahkan, kampas rem perlu diperiksa secara rutin guna menjaga kemampuannya dalam menjalankan tugas yaitu memperlambat laju kendaraan. Pemeriksaan secara rutin tersebut juga berguna untuk menghindari telat ganti kampas rem.

Sehingga, ketika dalam pemeriksaan tersebut kampas rem sudah mulai tipis atau menyentuh limitnya maka mekanik akan merekomendasikan untuk melakukan penggantian. Tidak perlu menunggu sampai habis, karena dampak telat ganti kampas rem cukup serius bagi keselamatan pengendara.

Baca juga: Cara Mengidentifikasi Bunyi Pin Kaliper Rem Mobil

Rem MobilDicky Aditya Wijaya Rem Mobil

Mekanik Aha Motor Spesialis Nissan & Datsun Yanto, mengatakan dampak telat ganti kampas rem bisa membahayakan pengendara karena daya pengereman menjadi tidak maksimal serta membuat komponen rem lainnya ikutan rusak.

Telat ganti kampas rem bisa terjadi karena pemilik mobil biasanya merasa tidak rela untuk mengganti kampas rem yang masih bisa digunakan, padahal kampas rem ada limit ketebalan, bila tebalnya sudah melewati limit ya seharusnya diganti, jangan ditunda-tunda karena ini berkaitan dengan keselamatan,” ucap Yanto kepada Kompas.com, Kamis (22/9/2022).

Dia mengatakan kampas rem yang sudah habis tidak lagi mampu memperlambat laju kendaraan dengan baik. Hal ini bisa saja menimbulkan kecelakaan karena berkurangnya akurasi dalam berkendara.

Baca juga: Kelebihan Muatan dan Ugal-ugalan Jadi Faktor Truk dan Bus Alami Rem Blong

Rem MobilDicky Aditya Wijaya Rem Mobil

“Kampas rem terdiri campuran asbes dan material lainnya, material tersebut menempel di plat besi, ketika kampas rem habis maka menyisakan lempengan besi yang artinya daya pengereman akan menjadi kurang maksimal karena rotor akan bertemu dengan besi,” ucap Yanto.

Dia mengatakan besi tidak mampu menghambat laju kendaraan sebaik kampas rem yang masih layak pakai. Selain itu, Yanto juga mengatakan kampas rem yang habis dapat merusak rotor disc (piringan rem).

“Besi ketemu besi pasti akan meninggalkan luka gores, hal itu tentu saja bisa dinamakan merusak rotor disc, karena untuk penanganannya menjadi lebih banyak, tidak cukup dengan mengganti kampas remnya saja, tapi juga butuh membubut rotor disc (piringan rem),” ucap Yanto.

Jadi, telat ganti kampas rem bisa menyebabkan celaka karena daya pengereman berkurang selain itu juga membuat biaya perbaikan rem membengkak.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.