Francesco Bagnaia Tolak Team Order untuk Gelar Juara Dunia

Kompas.com - 23/09/2022, 08:42 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Jelang MotoGP Jepang yang akan digelar pada Minggu (25/9/2022), pebalap Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia, menegaskan menolak team order atau bantuan dari rekan setimnya untuk meraih podium pertama dan memperbesar peluang juara dunia.

Bagnaia mengaku masih bisa berjuang sendiri untuk meraih gelar juara dunia MotoGP 2022.

“Saya tidak berpikir bahwa saya perlu bantuan untuk berada di depan. Saya lebih suka menang di trek dan bukan karena seseorang membiarkan saya lewat,” ucap Bagnaia dikutip dari Crash, Kamis (22/9/2022).

Meski begitu, ia mengatakan bahwa keputusan untuk terapkan team order pada MotoGP 2022 bukan ada pada pebalap, melainkan keputusan tim.

Baca juga: Ritsleting Quartararo Terbuka Saat GP Aragon, Begini Kata Alpinestars

“Tetapi bagaimanapun juga, bukan saya yang mengambil keputusan ini. Tentu saja saya mengatakan keinginan saya (kepada Ducati) yaitu membiarkan saya melakukan apa yang ingin saya lakukan dan jika mereka memutuskan sesuatu yang berbeda, itu bukan tentang saya,” kata dia.

Seperti diketahui, ada dua pebalap Ducati yang memiliki peluang untuk menjadi juara dunia yaitu Francesco Bagnaia dan Enea Bastianini.

Enea Bastianini saat berlaga pada MotoGP San Marino 2022. Terkini, Bastianini memenangi MotoGP Aragon 2022 di Sirkuit Aragon, Spanyol, Minggu (18/9/2022) malam WIB.Dok. Gresini Racing Enea Bastianini saat berlaga pada MotoGP San Marino 2022. Terkini, Bastianini memenangi MotoGP Aragon 2022 di Sirkuit Aragon, Spanyol, Minggu (18/9/2022) malam WIB.

Bagnaia yang berlomba untuk tim pabrikan Ducati hanya berjarak 10 poin dari Quartararo yang menempati puncak klasemen. Sementara Enea yang menjadi rider tim satelit Ducati Gresini Racing memiliki selisih 48 poin dari Quartararo.

Biasanya, sebuah tim akan memfavoritkan pebalap dengan peluang juara yang lebih besar dengan cara menerapkan team order. Dalam hal ini, pebalap tersebut adalah Francesco Bagnaia yang memiliki selisih poin lebih kecil dibandingkan dengan Enea.

Baca juga: Honda Siapkan 5 PCX Electric Buat Operasional Panitia G20

Namun, hingga menyisakan lima seri MotoGP 2022, belum ada perintah dari tim Ducati untuk melakukan team order.

Terlepas dari hal tersebut, Bagnaia mengaku sangat optimis dengan penampilannya di Grand Prix Jepang. Murid Valentino Rossi itu mengatakan, trek Sirkuit Twing Ring Motegi itu diharapkan cocok dengan mesin GP-22 karena zona pengereman yang keras.

Terlebih, Bagnaia diuntungkan dengan kondisi Quartararo yang tidak terlalu fit usai alami kecelakaan MotoGP Aragon pekan lalu.

"Saya sangat senang berada di sini karena ini adalah salah layout tempat favorit saya. Saya pikir itu sangat cocok dengan motor kami dan saya sangat suka pengereman (keras) jadi saya pikir kami bisa kompetitif,” katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.