Kompas.com - 15/09/2022, 17:09 WIB


JAKARTA, KOMPAS.com – Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite, Solar, hingga Pertamax dapat memicu inflasi di Indonesia. Hal ini juga akan berpengaruh pada pertumbuhan penjualan sepeda motor.

Berdasarkan data dari yang dirilis Asosiasi Industri Sepeda motor Indonesia (AISI), ada penurunan tipis penjualan kendaraan roda dua secara Year to date (YTD).

Tren pasar penjualan motor di Indonesia pada Agustus 2021 yaitu 3.296.793 unit, sementara itu Agustus 2022 menurun 0,6 persen menjadi 3.097.900 unit.

Baca juga: Keyou dan Voith Ciptakan Bus Bahan Bakar Hidrogen dan Mild Hybrid

Hari Budianto, Sekretaris Jenderal AISI mengatakan jika penurunan penjualan sepeda motor terjadi karena kurangnya supply micro chip serta harga komoditi yang masih cukup tinggi di semester 1 2022.

“Karena pengan akan mengalami kenaikan akibat inflasi tinggi sehingga orang akan lebih fokus pada sektor pangan dulu dibanding sepeda motor,” kata Hari pada diskusi webinar, Kamis (15/9/2022).

Sementara itu, inflasi di Indonesia sampai bulan Agustus 2022 (YoY) masih relatif moderat yaitu 4,69 persen. Hal itu karena pemerintah masih memberikan subsidi harga minyak dan listrik untuk mempertahankan daya beli masyarakat.

Menggebrak awal 2022, Triumph Motor Indonesia meluncurkan lima motor baru model 2022.KOMPAS.com/Gilang Menggebrak awal 2022, Triumph Motor Indonesia meluncurkan lima motor baru model 2022.
Diprediksi angka tersebut masih akan berlanjut di tengah fenomena kenaikan harga BBM. Bahkan, diperkirakan Indonesia akan mengalami stagflasi.

Baca juga: Kini Tertulis Kapasitas Baterai di STNK dan BPKB Kendaraan Listrik

Hal ini lantaran konflik Rusia dan ukraina masih berdampak pada fluktuasi harga energi logistik. Hari juga mengatakan, di situasi ini ada kemungkinan pamor motor non BBM justru meningkat.

“Dengan naiknya harga BBM akan diperkirakan akan membuat konsumen beralih menggunakan motor hemat energi,” kata Hari.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.