Kompas.com - 01/09/2022, 17:21 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Bajaj Auto, pabrikan sepeda motor asal India dikabarkan telah memiliki nama Vincent Motorcycles. Bajaj mengakusisi Vincent dari Dave Holder & Family.

Vincent merupakan motor asal Inggris yang terkenal usai era perang dunia pertama. Vincent didirikan oleh Philip Vincent. Model Vincent yang paling terkenal ialah Vincent Black Shadow yang lahir pada 1948.

Mengutip Rushlane, Bajaj dikabarkan akan kembali menghidupkan nama Vincent Motorcycles untuk bertarung dengan sejumlah nama lain seperti Royal Enfield, BSA dan Jawa.

Baca juga: Ribuan Daihatsu Gran Max Diekspor ke Negara Lain Tiap Bulan

Vincent MotorcyclesFoto: Rushlane Vincent Motorcycles

Di sisi lain, saat ini Bajaj diketahui bekerjasama dengan Triumph untuk melahirkan motor kubikasi kecil. Tujuannya yakni untuk memperluas pasar, di mana motor berkubikasi antara 250cc-450cc punya market paling besar.

Jika benar Bajaj resmi mengakusisi Vincent maka maka makin banyak merek Ingris yang saat ini dikuasasi perusahaan India.

Sebelumnya BSA, Jawa dan Yezdi kini dihidupkan kembali oleh di bawah payung Mahindra. Kemudian TVS Motor juga mengakuisisi merek Inggris Norton Motorcycles baru-baru ini.

Baca juga: Keeway Rilis Benda V302 C, Jadi Lawan Royal Enfield Meteor 350

Vincent MotorcyclesFoto: Rushlane Vincent Motorcycles

Vincent Motorcycles

Vincent sendiri dijuluki "pembuat sepeda motor tercepat di dunia." Sejarah Vincent Motorcycles dimulai saat Philip Vincent membeli HRD Motors Ltd pada 1928.

HRD Motors Ltd didirikan oleh pilot British Royal Flying Corps (RFC), Howard Raymond Davies, yang ditembak jatuh dan ditangkap oleh Jerman pada tahun 1917 dan jadi tawanan perang.

Saat jadi tawanan perang, Davies menyusun ide untuk membangun motor sendiri. Kemudian pada 1924 Davies menjalin kemitraan dengan EJ Massey, dan memproduksi berbagai motor memakai mesin J.A.P.

Baca juga: Harga BBM Nonsubsidi Turun Per-September 2022, Ini Kata Pertamina

Tebakan gambar motor baru Triumph-BajajFoto: Rushlane Tebakan gambar motor baru Triumph-Bajaj

Sayangnya penjualan kurang baik membuat perusahaan likuidasi pada Januari 1928. Perusahan kemudian dibeli Ernest Humphries dari OK-Supreme Motors untuk ruang pabrik.

Nama HRD Motors, alat produksi dan komponen yang tersisa kemudian dijual lagi dan akhirnya dibeli Philip Vincent.

Nama Vincent meredup pada awal tahun 50'an akibat krisis keuangan. Perusahaan kemudian menghentikan produksi motor setelah mengalami kerugian finansial pada 1955.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber Rushlane


Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.