Fasilitas Proving Ground Belum Rampung, Begini Uji Tipe Mobil Listrik

Kompas.com - 19/08/2022, 08:12 WIB
|

TANGERANG, KOMPAS.com – Setiap kendaraan bermotor yang beroperasi di jalan raya wajib melakukan uji tipe untuk memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan. Dengan dikeluarkannya hasil uji tipe, kendaraan tersebut bisa memperoleh surat-surat kendaraan yang sah.

Uji tipe kendaraan ini tak terkecuali juga dilakukan kepada mobil dan motor listrik yang belakangan mulai menjadi tren.

Dewanto Purnacandra, Kasubdit Uji Tipe Kendaraan Bermotor Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, mengatakan, uji tipe bagi kendaraan listrik sudah dilakukan meskipun fasilitas proving ground yang saat ini masih dibangun belum rampung.

Baca juga: Toyota Tanggapi Kemunculan Daihatsu Ayla EV di GIIAS 2022

Mobil listrik Hyundai Ioniq 5 dipamerkan di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2022 di ICE BSD, Tangerang, Sabtu (13/8/2022).KOMPAS.com/KRISTIANTO PURNOMO Mobil listrik Hyundai Ioniq 5 dipamerkan di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2022 di ICE BSD, Tangerang, Sabtu (13/8/2022).

Uji tipe kendaraan listrik itu sama dengan yang bahan bakar konvensional, tapi tanpa emisi. Plus pengujian keselamatan fungsional. Kemudian sentuh listrik langsung dan tidak langsung” ujar Dewanto di ICE BSD City, Kamis (18/8/2022).

Dewanto juga mengatakan, uji tipe kendaraan listrik saat ini berfokus kepada inti dari komponen mobil atau motor listrik.

“Seperti melihat secara visual, apakah kabel-kabel sudah benar, kalau tegangan tinggi harus pakai kabel warna oranye. Soal standar kelistrikannya,” ucap Dewanto.

Baca juga: Diskon Hatchback di GIIAS 2022, City Tembus Rp 20 Juta

“Sama ngecek keselamatan fungsional, artinya saat ngecas diisi itu tidak bisa nyala mobilnya. Mobil harus mati saat isi daya baterai. Sama mengecek isi baterai masih berapa persen, sudah uji itu saja,” tutur dia.

Sementara untuk baterai mobil mobil listrik menurutnya memang belum ada kewajiban standar SNI. Meski begitu, Kemenhub mensyaratkan APM melampirkan hasil tes uji baterai dari pabriknya.

Dewanto menambahkan, nantinya ketika fasilitas proving ground selesai dibangun, pengujian tipe kendaraan listrik bakal makin komprehensif.

“Ke depan sambil nunggu alat ujinya lengkap, ada uji misalkan rendam air atau berjalan di genangan air, kemudian suara,” kata dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.