Kompas.com - 18/08/2022, 18:01 WIB
|

TANGERANG, KOMPAS.com - Stiker pemantul cahaya yang digunakan di badan truk punya peran penting dalam keselamatan. Stiker pemantul merupakan "mata kucing" saat kondisi malam dan penanda posisi kendaraan.

Ogik Giarno, Application Engineering Manager Transportation Safety Division M3, perusahaan penyedia alat pemantul cahaya (APC) mengatakan, stiker pemantul dapat mengurangi 67 persen kecelakaan di jalan raya.

Baca juga: Bebek Super Cub Listrik di GIIAS 2022, DIjual Rp 34,9 Juta

"(Studi) di Rusia dari 2003-2005 melibatkan 94 perusahaan truk di sana ada 30.000 kendaraan terlibat hasilnya mengurangi 67 persen kecelakaan, 78 persen luka-luka, dan 62 persen kecelakaan yang mengakibatkan meninggal dunia," kata Ogik dalam seminar di booth Isuzu pada ajang GIIAS 2022, Kamis (18/8/2022).

Truk wajib pasang stiker pemantul cahaya atau reflector Truk wajib pasang stiker pemantul cahaya atau reflector

Studi terbaru kata Ogik dilakukan di Jerman. Penelitiannya dibuat lebih dalam dan dilakukan selama 10 tahun melibatkan 2.000 kendaraan.

"Ini studi paling akhir itu di Jerman, melibatkan 1.000 kendaaran yang pakai stiker dan 1.000 kendaraan yang tidak pakai stiker. Studinya 10 tahun, sehingga km (jaraknya) cukup lama," kata dia.

"Hasilnya tabrak belakang dengan adanya stiker berkurang 41 persen dan tabrak samping berkurang 37 persen," kata Ogik.

Baca juga: Tips Merawat Eksterior Mobil, Jangan Sembarangan Parkir

Stiker pemantul cahayagridoto.com Stiker pemantul cahaya

Untuk itu Ogik mengatakan pentingnya pemakaian stiker pemantul di badan bus dan truk. Sebab stiker yang dianggap sepele bisa jadi alasan terhindar dari kecelakaan fatal di jalan.

"Nah dengan dasar-dasar studi itu maka pentingnya stiker pemantul mesti dipakai. Ini merupakan alat keselamatan kendaraan bermotor," kata dia.

Peraturan stiker pemantul buat kendaraan di Indonesia diatur dalam Peraturan Menteri No.74 Tahun 2021, soal Perlengkapan Keselamatan Kendaraan Bermotor Selain Sepeda Motor.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.