Kompas.com - 14/08/2022, 17:12 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Teknologi Karya Digital Nusa (PT TKDN) berkolaborasi dengan Intelligent Transport System Indonesia (ITS Indonesia) melaksanakan product showcase perangkat IoT (TKDN Advance Mobility atau TAM Fleet) kepada Gubernur Provinsi Bali, I Wayan Koster.

Kegiatan ini merupakan salah satu bagian dari acara penandatanganan kesepakatan antara member ITS Indonesia dengan Gubernur Provinsi Bali.

Bertempat di Gedung Gajah Jaya Sabha, acara penandatangan ini juga dihadiri oleh Direktur Utama PT TKDN, David Santoso, Deputi Bidang Industri dan Investasi, Henky Hotma Parlindungan Manurung dan Direktur Manajemen Industri, Anggara Hayun Anujuprana.

Acara tersebut menjadi salah satu langkah ITS Indonesia, termasuk PT TKDN yang merupakan salah satu anggotanya, dalam mendukung perhelatan G20 yang akan dilaksanakan di Bali nanti.

PT TKDN memperkenalkan kecanggihan perangkat TAM Fleet berbasis AI yang berfungsi sebagai sensor dan pengawasan pengemudi yang terbukti meningkatkan keselamatan armada, penumpang dan pengemudi.

Baca juga: Diproduksi di Cikarang, Wuling Klaim TKDN Air ev di Atas 40 Persen

 

Salah satu perangkat yang dipamerkan, yaitu Driver Safety Monitoring (DSM) yang dapat memberikan Driver Behavior Analysis untuk memantau perilaku pengemudi agar tidak melakukan pelanggaran selama armada beroperasi.

PT TKDN Sediakan Sistem Transportasi G20ist PT TKDN Sediakan Sistem Transportasi G20

“Dengan teknologi berbasis IoT dan AI yang terintegrasi ini, PT TKDN berharap dapat membantu sektor pariwisata di Indonesia yang aman dan nyaman dari sisi transportasi,” ujar David Santoso, Direktur Utama PT TKDN dalam siaran resmi, Minggu (14/8/2022).

 

Begitu juga perangkat Blind Spot Detection yang menggunakan 3D depth camera with AI yang mampu mendeteksi keberadaan pejalan kaki maupun kendaraan disekitar armada dengan keakuratan mencapai 95 persen sehingga dapat meminimalisir kecelakaan lalu lintas.

Perangkat lain dari TAM Fleet seperti Advance Driver Assitance System (ADAS) dan Indicator R-Watch bahkan dapat memberikan peringatan awal jika armada kendaraan terdeteksi menyimpang dari jalur, melewati batas kecepatan ataupun jika terjadi potensi tabrakan depan.

Sedangkan perangkat pelacak dan keamanan kendaraan yang menggunakan perpaduan teknologi Global Positioning System (GPS) dan dikombinasikan dengan Global System for Mobile Communication (GSM) dari TAM Fleet pun mampu melacak, memantau posisi dan status kendaraan secara real time.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.