Kompas.com - 03/08/2022, 15:31 WIB

SEMARANG, KOMPAS.com - Menguras tangki bahan bakar mobil masuk salah satu kategori bentuk perawatan yang perlu dilakukan.

Terutama bagi pemilik mobil yang sering membiarkan tangki bensin dalam kondisi kosong, atau menggunakan bahan bakar berkualitas rendah. 

Menurut Kepala Bengkel Toyota Nasmoco Majapahit Bambang Sri Haryanto, bahan bakar murah yang notabennya kualitas rendah, mengandung sulfur dan kotoran yang dapat menyumbat filter pompa bensin. 

"Bahan bakar oktan rendah memiliki kandungan sulfur lebih tinggi. Sulfur yang mengendap bisa berubah jadi kotoran dan lumpur," kata Bambang, saat dihubungi Kompas.com, Selasa (2/8/2022). 

Baca juga: Konsekuensi Mobil yang Biasa Konsumsi Pertamax Beralih ke Pertalite

Kotoran pada tangki dapat menggangu pasokan suplai bahan bakar ke injektor. Walau, sebelum masuk ke filter melewati saringan pompa bensin, namun kotoran tetap bisa lolos. 

Syarat dan cara daftar MyPertamina untuk beli Pertalite dan Solar secara online maupun offlineDok. Pertamina Syarat dan cara daftar MyPertamina untuk beli Pertalite dan Solar secara online maupun offline

"Kuras tangki perlu untuk membersihkan endapan lumpur agar tidak ikut terhisap. Kalau sudah tersumbat, pasokan bensin juga tersendat dan bisa berpengaruh pada mesin," katanya. 

Untuk itu, Bambang menyarankan, menimbang dari kondisi tersebut disarankan kuras tangki setiap 50.000 kilometer (km), atau lebih cepat jika ada indikasi mesin mobil brebet. 

Filter bensin kotor maupun injektor tersumbat kotoran, efek yang akan timbul sangat beragam. Mulai mesin loyo, tarikan tersendat, atau terasa berat. 

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.