Kompas.com - 02/08/2022, 14:12 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Ban merupakan elemen utama yang bertugas menopang berat keseluruhan pada kendaraan. Maka dari itu, komponen ini juga perlu diperhatikan agar pengendara selamat ketika melakukan perjalanan.

Usia ban sendiri tidak terikat, bisa awet dan cepat habis tergantung dari pemakaian. Jika mobil tersebut sering digunakan maka tapak ban akan lebih cepat aus dan berpotensi mengalami kerusakan karena kondisi jalan.

Nah, maka dari itu pengendara harus tahu tanda-tanda ban sudah waktunya diganti. Karena jika tidak diganti padahal kondisinya sudah tidak mumpuni, dapat membahayakan saat kendaraan digunakan.

Baca juga: Tekanan Angin Ban Mobil Baiknya Lebih Keras Depan atau Belakang?

Dinding ban mobil terkelupasKompas.com/Donny Dinding ban mobil terkelupas

Pemilik Everest Motor Spesialis Nissan & Datsun Eko Setiawan, mengatakan untuk jangan sampai telat mengganti ban, jika sudah muncul tanda-tandanya sebaiknya ban segera diganti demi keamanan dan kenyamanan.

“Jika ban sudah sobek, benjol, tapak ban aus, atau tekanan udara mudah habis, maka sebaiknya diganti segera demi kenyamanan serta keamanan selama berkendara,” ucap Eko kepada Kompas.com, Minggu (31/7/2022).

Dia mengatakan ban yang sobek sangat berisiko pecah di jalan, terlebih lagi saat melaju kencang. Ketika kendaraan melaju kencang lalu ban terkena lubang jalan, maka itu cukup mengerikan.

Baca juga: Banyak yang Salah, Ini Arti Kode R pada Profil Ban Mobil

Ilustrasi pengisian tekanan angin pada ban mobilKOMPAS.com/Gilang Ilustrasi pengisian tekanan angin pada ban mobil

“Benjol juga, itu bisa membuat kenyamanan berkendara berkurang karena berisik, kendaraan menjadi limbung, serta dapat mengurangi usia peredam kejut,” ucap Eko.

Dia mengatakan peredam kejut yang terus menerus bekerja karena ban benjol akan mudah bocor. Selain itu dia juga meminta pengendara untuk senantiasa memperhatikan Tread Wear Indicator (TWI) sebagai patokan aus atau tidaknya ban tersebut.

“Jadi tidak perlu menunggu ban botak, jika tebal tapak ban sudah rata dengan TWI maka sebaiknya ban diganti, ini demi keselamatan,” ucap Eko.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.