Waspada Modus Penipuan Saat Jual Beli Mobil Bekas Secara Online

Kompas.com - 17/07/2022, 08:41 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Saat ini banyak masyarakat yang memilih melakukan transaksi jual beli secara online lantaran lebih mudah dan praktis. Tak terkecuali saat ingin membeli mobil bekas.

Bahkan di masa pandemi Covid-19 seperti saat ini, beberapa pabrikan otomotif dan situs jual beli online sudah bertransformasi untuk tetap memberikan pelayanan kepada konsumen setianya dengan menyediakan layanan home service saat membeli kendaraan.

Namun, ketika melakukan transaksi jual beli mobil secara online sebaiknya calon konsumen wajib lebih ekstra hati-hati. Pasalnya, saat ini marak modus penipuan jual beli mobil bekas. Seperti contoh video yang diunggah oleh akun Youtube Chicko Official.

Baca juga: Tuksedo Studio Ramaikan JVWF 2022 dengan Replika Porsche Legendaris

Dalam video tersebut, diketahui pria bernama Chicko hendak membeli mobil bekas Suzuki Swift melalui situs jual beli online.

Mobil tersebut dipasarkan oleh seorang pria yang mengaku sebagai kakak dari si pemilik mobil.

Pria itu pun menawarkan mobil dengan harga Rp 53 juta. Ia pun meminta Chicko untuk melihat unit mobil tersebut dan segera mentransfer uang ke rekening.

Lantaran tidak yakin dengan harga yang diberikan, Chicko pun menyambangi rumah pemilik mobil yang merupakan seorang wanita.

Chicko pun bertanya kepada wanita tersebut apakah benar bahwa ia menjual mobil dengan harga Rp 53 juta sesuai dengan yang diucapkan sang kakak.

Setelah diusut, wanita yang juga nyaris menjadi korban penipuan itu mengaku bahwa pria tersebut bukanlah kakak kandungnya. Melainkan pria yang dikenal secara online yang memiliki modus untuk membantu menjual mobil.

Beruntungnya, Chicko langsung datangi rumah si pemilik mobil, sehingga tidak sampai terjadi transaksi antara dirinya dengan pelaku.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.