Mau Bantu Motor Mogok di Tengah Jalan, Jangan Tarik Pakai Tali

Kompas.com - 05/07/2022, 09:22 WIB


JAKARTA, KOMPAS.com – Pengendara sepeda motor mendominasi di Indonesia. Perasaan senasib di jalan, menimbulkan solidaritas yang kental di antara pengguna, salah satunya ketika ada yang mogok.

Kejadian motor mogok di tengah jalan kerap dijumpai. Kalau sudah kejadian, biasanya ada pengendara motor lain yang hendak menolong, salah satunya dengan menarik menggunakan tali.

Tujuannya, membantu motor mogok setidaknya sampai menuju bengkel terdekat.

Baca juga: Tanda-tanda Ada Kerusakan pada Transmisi Mobil Matik

Jusri Pulubuhu, Director Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), mengatakan motor mogok tidak dibenarkan ditarik menggunakan tali. Tindakan tersebut berbahaya karena bisa mencelakai keduanya, baik pihak yang menarik motor atau yang ditarik.

"Saat motor ditarik motor bisa hilang kendali dan tidak seimbang. Tali itu fleksibel, sedangkan motor perlu pergerakan untuk menyeimbangkan," kata Jusri kepada Kompas.com.

"Ketika motor ditarik, maka kecepatannya sangat dipengaruhi orang lain bukan pengendaranya jadi di luar kendali dia," kata Jusri.

Sejumlah sepeda motor mogok saat melewati banjir di Jalan Budi Jaya, Kebun Jeruk, Jakarta, Senin (9/2/2015). Curah hujan yang tinggi mengakibatkan sejumlah tempat di ibu kota terendam banjir.KOMPAS / LASTI KURNIA Sejumlah sepeda motor mogok saat melewati banjir di Jalan Budi Jaya, Kebun Jeruk, Jakarta, Senin (9/2/2015). Curah hujan yang tinggi mengakibatkan sejumlah tempat di ibu kota terendam banjir.

Motor memiliki sifat dasar tidak mengenal kata stabil, namun lebih kenal pada keimbangan. Maka dari itu, ada beberapa hal yang harus disediakan dan dilakukan pengendara agar motor seimbang.

"Saat ditarik, yang menarik kencang dan dia pelan dia akan jatuh. Sebaliknya jika yang menarik pelan sedangkan dia kencang, karena terikat maka bisa membahayakan," kata Jusri.

Baca juga: Level Kerusakan Transmisi Mobil Matik Beserta Estimasi Biaya

Ketimbang menarik motor pakai tali yang bisa membahayakan, lebih baik memanggil mekanik untuk datang mengecek kondisi motor.

"Sederhana, panggil mekanik. Tidak bisa panggil orang, maka cari, kalau tidak bisa juga ya di towing. Tidak ada yang lain. Karena motor adalah kendaraan yang rentan dengan kecelakaan," kata Jusri. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.