Kemendagri Dorong Optimalisasi Penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor

Kompas.com - 20/06/2022, 17:41 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mendorong dalam penerimaan pendapatan negara dari sektor pajak kendaraan bermotor dioptimalkan melalui kerja sama antara Polri dan PT Jasa Raharja.

Pasalnya, hal ini dinilai penting untuk dapat mempercepat pembangunan negara seraya memperbaharui data kepemilikan kendaraan bermotor di Indonesia yang pada akhirnya meningkatkan pelayanan terkait.

Demikian dikatakan Direktur Jenderal Bina Keuangan Derah Kemendagri Agus Fatoni melalui keterangan tertulisnya, Minggu (19/6/2022).

Baca juga: Ada 40 Juta Kendaraan yang Tidak Bayar Pajak, Siap-siap Data Dihapus

Ilustrasi STNKKOMPAS.com/SRI LESTARI Ilustrasi STNK

"Rekonsiliasi database antara Kemendagri, Korlantas Polri dan PT Jasa Raharja harus terus dilakukan sehingga akuntabilitas atas data jumlah kendaraan aktif, PKB, dan bea balik nama kendaraan bermotor (BBNKB) dapat terwujud," katanya.

Agus mengatakan optimalisasi pendapatan negara dari sektor tersebut dapat dilakukan dengan rekonsiliasi database antara Kemendagri, Polri, dan PT Jasa Raharja.

Rekonsiliasi data ini juga diyakini bisa memberikan pelayanan yang lebih cepat kepada masyarakat.

"PKB dan BBNKB merupakan salah satu sumber pendapatan yang penting untuk membiayai pembangunan daerah," ujar Agus.

Baca juga: Jangan Sembarangan Bikin Polisi Tidur di Jalan, Ini Aturannya

Razia pelanggar pajak kendaraan bermotor di Senen, Jakarta Pusat, Kamis (13/2/2020)Dok. Samsat Jakpus Razia pelanggar pajak kendaraan bermotor di Senen, Jakarta Pusat, Kamis (13/2/2020)

Seiring dengan hal tersebut, pihak Kemendagri, Polri, dan Jasa Raharja sudah sepakat membentuk tim pembina Samsat Nasional.

Tim ini nantinya akan berkoordinasi dengan stakeholder terkait untuk menyusun strategi yang pas dalam mengoptimalkan penerimaan pajak kendaraan.

"Tim pembina samsat nasional akan secara intens berkoordinasi, salah satunya dengan mempersiapkan peresmian sekretariat bersama samsat nasional dan menyusun agenda tahunan tim pembina samsat nasional dan provinsi," ucap Agus.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.