Kompas.com - 27/05/2022, 16:41 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Panitia penyelenggara Formula E Jakarta mengungkapkan bahwa tidak akan ada tes lintasan bagi para pebalap di Jakarta International E-Prix Cricuit (JIEC) Ancol, Jakarta Utara, sebelum laga dimulai.

Namun sebagai gantinya, para peserta melakukan latihan menggunakan simulator yang menyerupai sirkuit terkait agar dapat menyesuaikan dan memperkirakan strategi terbaiknya.

"Tak ada tes atau latihan secara langsung, karena Formula E itu berbeda dengan Formula 1. Mereka berlatih lewat simulator," ujar Ketua Pelaksana Formula E Jakarta, Ahmad Sahroni di Jakarta International Velodrome, Jakarta, Kamis (26/5/2022).

Baca juga: Mobil Formula E Tiba di Jakarta, Bakal Dipamerkan di CFD

Chairman Organizing Committee (OC) Jakarta EPrix 2022, Ahmad Sahroni (kiri)  dan Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Jakpro) Widi Amanasto (kanan), mengecek mobil usail unboxing replika mobil Formula E  di Stadion Balap Sepeda Velodrome, Rawamangun, Jakarta , Kamis (26/5/2022). Panitia penyelenggara Formula E Jakarta, memperkenalkan replika Mobil Balap berteknologi ramah lingkungan yang akan dipamerkan pada laga Formula E 4 Juni 2022.ANTARA FOTO/RENO ESNIR Chairman Organizing Committee (OC) Jakarta EPrix 2022, Ahmad Sahroni (kiri) dan Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Jakpro) Widi Amanasto (kanan), mengecek mobil usail unboxing replika mobil Formula E di Stadion Balap Sepeda Velodrome, Rawamangun, Jakarta , Kamis (26/5/2022). Panitia penyelenggara Formula E Jakarta, memperkenalkan replika Mobil Balap berteknologi ramah lingkungan yang akan dipamerkan pada laga Formula E 4 Juni 2022.

Hal tersebut salah satunya karena lintasan balap kendaraan listrik ialah jalanan (street race). Jadi banyak aspek yang berkaitan dengan sirkuit berbeda, termasuk proses homologasinya.

Pernyataan senada dikatakan Event Director Jakarta E-Prix dari Formula E Operations (FEO) Gemma Roura Serra, yang mana pengujian kelayakan lintasan ajang Formula E dilakukan menggunakan simulasi komputer.

Kemudian, homologasinya sendiri akan diberikan pada minggu yang sama dengan balapan dihelat.

"Jadi kami tahu semua akan sesuai standar ketika membangun sirkuit. Penyesuaian mungkin tetap terjadi, tapi biasanya hanya hal-hal minor," ucapnya dalam kesempatan terpisah.

"Tenggat waktu tersebut tidak terlalu mepet, karena normal saja untuk balapan di sirkuit non-permanen. Tiap negara yang menyelenggarakan Formula E seperti itu skemanya," tambah Gemma.

Baca juga: Sesi Foto Para Pebalap Formula E 2022 di Monas Tidak untuk Umum

Foto udara lintasan Sirkuit Jakarta International E-Prix Circuit (JIEC) yang telah diaspal di kawasan Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta, Rabu(13/4/2022). Pengaspalan Sirkuit Formula E sepanjang 2,4 kilometer dinyatakan telah rampung seluruhnya dan untuk penggunaannya tinggal menunggu persetujuan kelayakan dari Formula E Operation (FEO). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/aww.ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA Foto udara lintasan Sirkuit Jakarta International E-Prix Circuit (JIEC) yang telah diaspal di kawasan Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta, Rabu(13/4/2022). Pengaspalan Sirkuit Formula E sepanjang 2,4 kilometer dinyatakan telah rampung seluruhnya dan untuk penggunaannya tinggal menunggu persetujuan kelayakan dari Formula E Operation (FEO). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/aww.

Adapun waktu datang para pebalap, Sahroni mengatakan bakal berada di 28-29 Mei 2022. Kemudian, mobil yang akan dipakai mereka balapan itu akan dibuka langsung di sirkuit.

Secara desain, penampakannya serupa dengan mobil replika Formula E replika diperlihatkan. Bedanya hanya ada pada bagian mesin dan aspek minor sesuai pabrikan masing-masing.

"Mobil balapnya percis seperti ini (replika Formula E). Hanya berbeda ini sudah jadi mockup, yang ready to race ada di JIS nanti setelah paddoctunboxing mobil balap aslinya di Ancol," kata dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.