Toyota Jamin Produk Kendaraan Listrik Buatan Indonesia Akan Diekspor

Kompas.com - 25/05/2022, 14:31 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Toyota Indonesia memastikan seluruh produk kendaraan elektrik yang diproduksi di Tanah Air tak hanya menyasar pasar domestik, tapi juga luar negeri alias ekspor.

Sehingga, sebagaimana dikatakan Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) Warih Andang Tjahjono, perseroan bisa menjawab seluruh tantangan dan keinginan konsumen seraya mendukung industri serta perekonomian negeri.

"Sebagaimana diketahui, produk Toyota Indonesia itu 50 persen domestik dan 50 persen untuk ekspor. Demikian juga nanti untuk elektrifikasi, kita akan terus mengikuti perkembangannya," kata dia, Rabu (25/5/2022).

Baca juga: Bikin Calya Versi Listrik, Toyota Mau Kembangkan SDM Indonesia

TMMIN mulai ekspor Toyota Fortuner ke AustraliaTMMIN TMMIN mulai ekspor Toyota Fortuner ke Australia

Hanya saja, Warih masih belum mengatakan secara rinci tahap awal dari ekspor elektrifikasi kendaraan di Indonesia. Tapi dipastikan produk yang hadir dapat mencangkup seluruh lapisan masyarakat.

"Sebagai pelaku bisnis, langkah yang kita ambil untuk mencapai Net Zero Emission ialah menghadirkan produk ramah lingkungan dengan Multi-Pathway Approach," katanya.

"Artinya, Toyota Indonesia bertekad untuk menyediakan seluruh teknologi elektrifikasi dengan varian lengkap mulai dari flexy-engine, FCEV, BEV, PHEV, HEV, hidrogen, biofuel, sampai LCGC," tambah Warih.

Sebagai informasi, pada kuartal I/2020 (Januari-Maret), Toyota Indonesia telah berhasil mengapalkan 10 model buatan dalam negeri sebanyak 73.000 unit ke empat benua.

Pencapaian ini meningkat 48 persen dibandingkan total ekspor sepanjang periode yang sama di tahun sebelumnya yaitu 49.000 unit.

Baca juga: Mengapa Desain Spion Semakin Mengecil pada Mobil Masa Kini?

Pencapaian kinerja ekspor ini, meliputi tipe sport utility vehicle (SUV) yaitu Fortuner, Rush, Raize sebanyak 36.600 unit.

Diikuti tipe multi purpose vehicle (MPV) sebanyak 20.500 unit yang terdiri dari Kijang Innova, SIenta, Avanza, Veloz, dan Town/Lite Ace. Kemudian sedan, hatchback, dan LCGC meliputi Vios, Yaris, serta Agya sebesar 15.900 unit.

Memasuki era elektrifikasi, Toyota Indonesia juga siap memulai produksi kendaraan listrik berteknologi hybrid di Karawang Plant yang juga ditujukan untuk pasar ekspor.

Hal itu selaras dengan dukungan terhadap target Pemerintah Indonesia dalam mencapai netralitas karbon.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.