Bahaya "Snow Blindness" Imbas Modifikasi Lampu Belakang yang Norak

Kompas.com - 22/05/2022, 16:31 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Memodifikasi mobil pribadi sebenarnya sah-sah saja untuk dilakukan, selama tetap mengikuti aturan yang berlaku.

Karena selama ini, tak sedikit pemilik mobil yang masih gagal paham, sehingga menjadikan modifikasinya justru terlihat norak.

Parahnya lagi, modifikasi yang dilakukan tak sesuai aturan sehingga mengganggu kenyamanan pengguna jalan lain, contoh mengganti lampu belakang dengan sinar yang menyilaukan.

Baca juga: Penting, Nyalakan Mesin Mobil Selama 3 Menit buat Periksa Oli Mesin

Marcell Kurniawan, Training Director The Real Driving Centre (RDC) menjelaskan, tidak hanya mengganggu, modifikasi lampu belakang juga berpotensi mengacaukan kemampuan berkendara pengemudi lain.

“Misal, pengemudi yang ada di belakang silau dan mengalami snow blindness sehingga tidak bisa melihat seberapa dekat jarak dengan mobil di depan. Bila telat mengerem, bisa ditabrak dari belakang,” kata Marcell kepada Kompas.com, beberapa waktu lalu.

Lampu belakang yang tidak sesuai malah mengganggu pengendara lain- Lampu belakang yang tidak sesuai malah mengganggu pengendara lain

Marcell menambahkan, memodifikasi atau mengganti warna lampu bisa mengacaukan arti yang dikomunikasikan

Dengan demikian, pengendara lain jadi mispersepsi atau salah paham dengan maksud dari penggunaan lampu tersebut. Dampaknya tentu bisa mencelakai orang lain dan juga diri sendiri.

Baca juga: Terapkan Nirsentuh, Kartu Tol Tak Lagi Digunakan pada 2024

Pengemudi yang memodifikasi lampu tersebut seharusnya mengerti bahwa warna lampu memiliki arti dan fungsinya masing-masing.

Lampu belakang menyilaukan pengendara lain- Lampu belakang menyilaukan pengendara lain

“Sebenarnya seorang pengemudi harus mengerti lampu itu punya arti dan fungsi. Bila tidak ada arti dan fungsinya, ya tidak diperbolehkan untuk dipergunakan,” ujar Marcell, 

 

 

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.