Daihatsu Xenia jadi Korban Pelemparan Batu di Kebayoran Lama

Kompas.com - 19/05/2022, 14:41 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Aksi pelemparan batu terhadap dua pengemudi mobil terjadi di Jalan Teuku Arief, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Rabu (18/5/202).

Peristiwa tersebut sempat terekam dan diunggah oleh akun Instagram @merekamjakarta.

Salah satu korban yang mengemudikan mobil Daihatsu Xenia mengatakan, pada saat itu dirinya sedang mengemudi menuju Pondok Indah seusai menjemput istri dari kawasan Permata Hijau, namun tepat di underpass dekat Gandaria, datang seorang pemotor dari arah berlawanan dan langsung melemparkan batu.

Baca juga: Mau Pasang Kamera 360 di Mobil, Siapkan Dana Rp 5 juta

“Posisi turun dari bawah (underpass) lalu dari tengah-tengah ada motor datang (kecepatan) kencang sambil bawa batu dan melemparkan (mengenai) kaca,” ucap Gunadi pemilik mobil Xenia dikutip dari Kompas.com, Kamis (19/5/2022).

Akibat kejadian pelemparan batu itu kaca mobil Daihatsu Xenia dan satu mobil pikap pecah.

Founder Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) Jusri Pulubuhu kembali mengingatkan soal pentingnya waspada dalam berkendara. Terutama terhadap objek yang terlihat umum namun memiliki tingkat risiko tinggi.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Jakarta Lewat Kamera (@merekamjakarta)

"Kejadian seperti ini pernah terjadi sebelumnya, ini memang berbahaya dan tidak manusiawi karena pelaku tidak memikirkan apa dampaknya terhadap korban. Menyikapi ini, pada umumnya kita harus bisa meningkatkan kewaspadaan saat berkendara," ucap Jusri.

Jusri menambahkan, biasakan saat berkendara kita selalu konsentrasi dan mendapatkan visual semaksimal mungkin, artinya mata memandang sejauh yang bisa dilihat.

Tak hanya itu, Jusri juga menyarankan bila melihat adanya hal-hal janggal, seperti adanya orang yang sedang nongkrong atau berkumpul, ada baiknya untuk mulai mereduksi kecepatan.

Baca juga: Kemenhub Soroti Pertumbuhan Mobil yang Tak Sebanding Kapasitas Jalan

“Bahkan bila memungkinkan, pindah ke jalur lambat dengan tetap memperhatikan kondisi lalu lintas, alias tidak langsung yang justru membuat pengendara lain bisa kaget atau menimbulkan bahaya lainnya,” kata dia,

Langkah-langkah itu bisa dijadikan sebagai antisipasi. Namun paling utama itu selalu waspada saat berkendara, karena bahaya itu mengintai bukan hanya karena faktor internal tapi juga eksternal atau lingkungan sekitar yang kita lewati.

“Penting juga diketahui, risiko dalam berkendara bukan hanya dari depan-belakang atau samping saja, tapi atas dan bawah,” katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.