Kompas.com - 18/05/2022, 19:21 WIB


JAKARTA, KOMPAS.com — Ban mobil merupakan komponen penting agar kendaraan bisa melaju. Agar berkendara tetap aman, ban membutuhkan perawatan yang baik. Bila ban kurang terawat akan alami benjol pada bagian dinding.

Ban mobil yang benjol tidak bisa dianggap remeh karena akan mudah alami kempis. Hal ini tentunya akan mengganggu performa mobil.

Baca juga: All New Subaru Forester Resmi Meluncur, Harga Mulai Rp 579,5 Juta

“Ban yang kurang tekanan udaranya kemudian menabrak benda keras seperti batu, trotoar, dan lubang, akan menyebabkan dinding ban menekuk, tergencet antara pelek dan permukaan jalan secara tiba-tiba, lalu membuat benang di samping ban putus,” kata On Vehicle Test Manager PT Gajah Tunggal Tbk., Zulpata Zainal belum lama ini pada Kompas.com.

Dengan kata lain, ban mobil benjol disebabkan oleh tekanan udara yang kurang. Saat ban dengan tekanan udara rendah menabrak benda padat, maka benang di dinding ban akan putus.

Ilustrasi ban mobilDok. Autoindustriya.com Ilustrasi ban mobil

Biasanya kondisi benjol tidak akan langsung muncul saat ban masih kekurangan tekanan udara. Akan tetapi saat ban diisi, udara akan mengisi rongga bekas benang yang putus dan terjadilah benjol yang nampak di dinding ban.

Ban benjol baru terlihat ketika ban diisi kembali dengan udara. Kalau ada benang samping yang putus, udara akan menekan bagian tersebut dan jika dilihat dari luar akan terlihat benjol bannya,” kata Zulpata.

Baca juga: Terjadi Lagi, Sekelompok Bocah Nekat Hadang Truk di Tengah Jalan

Menjaga tekanan udara ban sesuai dengan rekomendasi pabrikan merupakan hal yang mudah namun sering diabaikan. Jika tekanan udaranya terlalu kurang, bisa menyebabkan ban benjol saat menabrak benda padat.

Sementara itu bila tekanan udara ban berlebihan akan membuat setir terlalu ringan sehingga keausan ban tidak merata. Oleh karena itu sebelum berkendara sebaiknya memeriksa tekanan udara pada ban.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.