Operasi Ketupat 2022 Berakhir, Polisi Tetap Pantau Arus Lalu Lintas

Kompas.com - 11/05/2022, 07:02 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Petugas kepolisian memastikan tetap memantau arus lalu lintas meskipun Operasi Ketupat 2022 berakhir.

Kepala Korps Lalu Lintas Polri Irjen Firman Santyabudi mengatakan, jajarannya akan terus bertugas memantau arus lalu lintas, sebab masih ada sekitar 30 persen pemudik yang belum kembali ke Ibu Kota.

Pihaknya juga memprediksi volume lalu lintas akan meningkat pada akhir pekan karena adanya long weekend dengan Waisak yang jatuh pada Senin (16/5/2022).

“Kami masih diperintahkan untuk memantau arus lalu lintas sampai +1 minggu, hanya saja tidak menggunakan sandi Operasi Ketupat, tapi menggunakan ‘kegiatan rutin yang ditingkatkan’. Kalau dilihat dari jadwal masih ada kemungkinan masyarakat berlibur di minggu-minggu ini,” ujar Firman, dikutip dari Kompas.com, Rabu (11/5/2022).

Baca juga: Boleh Beli Ban Mobil Secara Eceran, tapi Simak Ini

Saat berkomunikasi dengan perwakilan Polda Jawa Tengah secara daring, Firman juga menggarisbawahi pentingnya manajemen berbagai rest area. Karena berdasarkan prediksi, masih banyak masyarakat yang memanfaatkan minggu ini untuk berlibur.

Arus mudik di Gerbang Tol 
Kalikangkung Semarang, Rabu (27/4/2022)KOMPAS.com/RISKA FARASONALIA Arus mudik di Gerbang Tol Kalikangkung Semarang, Rabu (27/4/2022)

“Jadi untuk kegiatan rutin yang ditingkatkan, personel betul-betul disiagakan terutama di jalur-jalur yang menjadi titik-titik rawan,” katanya.

Tak lupa, Firman juga meminta agar jajaran Polda Jateng menggunakan cara-cara bertindak sesuai dengan Operasi Ketupat guna mengatasi dinamika dil lapangan nantinya.

Baca juga: Cegah Truk Alami Rem Blong, Sopir Harus Bisa Periksa Rem Sebelum Jalan

“Meskipun ada beberapa karakteristik lalu lintas yang berbeda dibandingkan dengan arus mudik dan balik. Misalnya, teman-teman kita di angkutan berat sudah turun kembali ke jalan,” kata Firman.

Firman memastikan, anggotanya tetap berada di lapangan untuk mengasistensi para pemudik yang kembali.

“Saya juga berkomunikasi dengan Kabagops (kepala bagian operasi) kami untuk tetap berkoordinasi dengan teman-teman di Jasa Marga,” ucapnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.