Kompas.com - 01/05/2022, 12:21 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Kakorlantas Polri Irjen Pol Firman Shantyabudi menyebut bahwa masih akan ada gelombang-gelombang mudik dari Jakarta ke kota-kota di Pulau Jawa.

Hal itu disampaikan Firman saat melakukan patroli dan pantauan Kamseltibcarlantas arus mudik via udara, Sabtu (30/4/2022).

Firman mendampingi Asops Kapolri Irjen Pol Agung Setya bersama Dankor Brimob Irjen Anang Revandoko serta Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo.

Baca juga: Pakai Helm Jet Tempur, Vinales Dapat Dukungan dari Tom Cruise

Arus mudik di Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, H-2 sudah memperlihatkan kepadatan.KOMPAS.com/ M ELGANA MUBAROKAH Arus mudik di Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, H-2 sudah memperlihatkan kepadatan.

Untuk itu kata dia, pihaknya akan terus memastikan jajaran yang akan dilalui para pemudik ini tidak ada kendala, meski dinamika operasi di lapangan, tentu saja tidak selalu presisi.

Hal terpenting kata Firman, masyarakat bisa memahami bahwa memang jumlah dari animo yang melaksanakan mudik tahun ini cukup luar biasa.

“Keberhasilan operasi ini sangat ditentukan dari bagaimana kerja sama seluruh pemakai jalan dengan petugas-petugas yang ada di lapangan," katanya mengutip NTMC Polri, Minggu (1/5/2022).

"Kami terus menghimbau baik masyarakat yang menggunakan jalur-jalur alternatif maupun jalur jalan tol untuk tetep menjaga diri demi keselamatan,” ujar Firman.

Baca juga: Raih Pole Position di GP Jerez, Bagnaia Bisa Jinakan Desmosedici

Pengendara sepeda motor memadati jalur mudik motor di jalan raya Kalimalang, Jakarta, Kamis (27/4/2022). Pada H-4 Lebaran 2022 jalan raya Kalimalang mulai dipadati pemudik yang akan menuju ke Jawa Tengah.ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA Pengendara sepeda motor memadati jalur mudik motor di jalan raya Kalimalang, Jakarta, Kamis (27/4/2022). Pada H-4 Lebaran 2022 jalan raya Kalimalang mulai dipadati pemudik yang akan menuju ke Jawa Tengah.

Firman menyebut puncak arus balik Lebaran 2022 akan terjadi pada 7-8 Mei 2022. Adapun Korlantas sendiri akan memulai antisipasinya sejak tanggal 6 Mei 2022.

“Oleh karena itu, kami berharap pemudik nanti tidak perlu berebut masuk ke area Jakarta, kembali tertib dan tetap mengikuti jadwal yang sudah kami siapkan, terus mengikuti informasi-informasi yang diberikan dari rekan-rekan media," katanya.

"Semoga komunikasi yang kita bangun sampai saat ini dan masukan-masukan dari masyarakat sepanjang operasi ini juga akan terus memperbaiki cara bertindak kita di lapangan,” ungkapnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.