Kompas.com - 24/04/2022, 17:41 WIB


JAKARTA, KOMPAS.com - Masyarakat sudah mulai melakukan mudik Lebaran 2022. Sebagian besar pemudik menggunakan mobil pribadi dan mengarah ke daerah Jawa dengan melewati jalan Tol.

Ada beberapa kebiasaan pemilik kendaraan ketika mudik yakni memodifikasi kendaraannya, terutama yang bepergian bersama keluarga dan anak kecil.

Biasanya, modifikasi yang paling lazim dilakukan adalah menggelar kasur di kabin kendaraan selama perjalanan.

Baca juga: Rest Area Cipali Sudah Mulai Ramai Disinggahi Pemudik

Seperti yang tim redaksi temui saat perjalanan Merapah Trans Jawa 2022 di rest area Cipali Km 166, Minggu (24/4/2022).

Perlu dipahami bahwa merubah kondisi kabin saat melakukan perjalanan merupakan hal yang berbahaya. Sebab, dapat membuat efek yang lebih fatal apabila kendaraan terlibat kecelakaan.

Training Director Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) Jusri Pulubuhu mengatakan, mengubah kabin menjadi kasur sudah menyalahi konsep keselamatan dalam berkendara.

Kabin mobil jadi kasur berjalanFoto: grandamericanadventures.com Kabin mobil jadi kasur berjalan

“Pada dasarnya, berdasarkan fakta dan tes lainnya, segala sesuatu yang tidak terikat dalam kendaraan saat kendaraan tersebut mengalami benturan, terbalik, ataupun tertabrak, maka objek yang tidak terikat tadi akan bergerak dengan kecepatan saat tabrakan,” ujar Jusri kepada Kompas.com.

Jusri melanjutkan, misalkan terjadi kecelakaan dan mobil melaju dengan kecepatan 100 km per jam (kpj), objek di belakang yang tidak memakai sabuk pengaman juga akan melesat dalam kecepatan 100 kpj.

Baca juga: Kirim Sepeda Motor Pakai Kereta Api, Motor Harus Punya Standar Tengah

“Bayangkan jika itu anak kecil, terbang dengan kecepatan seperti itu dapat memecahkan kepala saat dia menabrak tiang atau kaca,” kata dia.

Dengan demikian, sangat tidak disarankan menggelar kasur atau menjadikan kabin mobil sebagai tempat tidur berjalan saat perjalanan jauh.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.